Berita

Eddy/RMOL

Politik

Sekjen PAN: Tanpa Diminta, Kader Akan Sosialisasikan Zulkifli Hasan Jadi Capres

SELASA, 22 AGUSTUS 2017 | 22:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) seluruh Indonesia satu suara meminta Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.

"Saya kaget. Semua DPW bulat, aklamasi mencapreskan Bag Zul," kata DPP PAN Eddy Soeparno di sela-sela Rakernas PAN 2017, di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/8).

Namun, jelas Eddy, suara itu baru sebatas pernyataan alias pandangan, belum menjadi sebuah keputusan.


"Ini masih berjalan. Akan ada paripurna dan besok akan disampaikan rekomendasi Rakernas," lanjutnya.

Kendati dukungan kepada Zulkifli sudah bulat, tetapi kembali pada Zulkifli untuk merespon. Sampai saat ini, lanjut Eddy, Zulkifli belum memberikan komentar dan pernyataan terkait keinginan DPW tersebut.

"Apapun yang menjadi tanggapan dan pernyataan Bang Zul akan menjadi warna tersendiri," katanya.

Namun, tambah Eddy, dari pernyataan Zulkifli di beberapa kesempatan, Zulkifli menghendaki bicara soal pencapresan belum tepat dimunculkan sekarang. Saat ini, ekonomi masyarakat masih perlu mendapat perhatian, daya beli masyarakat yang harus ditingkatkan, dan lowongan perkerjaan dicptakan.

Lebih lanjut Eddy mengatakan, dengan dukungan arus bawah yang begitu solid atas pencapresan Zulkifli, dan meski nanti belum mendapat respona di rekomendasi Rakernas, dirinya yakin bahwa kader akan mensosialisasikan sang ketua MPR itu ke bawah.

"Saya yakin mereka dengan sedirinya, tanpa diminta, juga akan sosialisasi. Saya lihat selama di daerah, tanpa diminta pun, setiap buat foto (spanduk dan baliho), selalu ada foto Bang Zul. Apalagi setelah Rakernas, semakin bersemangat ada tujuan perhelatan selain buat dirinya tetapi juga memperjuangkan putra terbaik kita," demikian Eddy.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya