Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

KPK Cuma Andalkan OTT, Tidak Ada Road Map

SELASA, 22 AGUSTUS 2017 | 16:48 WIB | LAPORAN:

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukanlah kasus besar. Bahkan, pelakunya cenderung dilakukan pemain baru.

"KPK tidak ada Road Map-nya. KPK hanya andalkan OTT. Padahal OTT hanya dilakukan koruptor pemula," ungkap Koodinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi dalam diskusi di Hotel Mega Proklamasi Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/8) siang.

Diskusi publik yang digelar Jaringan aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) itu mengusung tema "Rumah Kaca KPK" Dalam Pemberantasan Korupsi Kini dan Akan Datang.


Sementara itu, salah satu perwakilan anggota Pansus Hak Angket KPK, Masinton Pasaribu, ikut menimpali terkait tindakan OTT KPK.

Masinton mencontohkan, kasus OTT Sumber Waras dengan barang bukti kecil.

"Kenapa OTT kecil? KPK selalu bilang, ini sebagai pintu masuk ke Grand Corruption. Preett..!!! Tapi, mana? Sampai sekarang nggak terbukti," sesalnya.

Selain Adhie dan Masinton, ada dua pembicara lain dalam diskusi tersebut. Yaitu, Praktisi Hukum sekaligus Pendiri Asosiasi Penasehat Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (APHI) Niko Adrian dan Wasekjend Bidang Kebudayaan ProDEM Khalid Zabidi. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya