Berita

Natalius Pigai/Net

Nusantara

Natalius Pigai Kecam Keras Upaya Politik Rendahkan Gubernur Papua

SELASA, 22 AGUSTUS 2017 | 11:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemeriksaan Bareskrim Polri terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe hari ini, Selasa (22/8) hanya penyelidikan yang bersifat biasa untuk menggali keterangan atas kesalahan staf yang ada di satuan kerja.

Begitu terang Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menanggapi pemeriksaan Lukas Enembe terkait penggunaan anggaran pendidikan berupa beasiswa untuk mahasiswa di Papua yang tidak sesuai dengan peruntukan.

Menurutnya, pemanggilan itu dilakukan sebatas untuk menggali keterangan atas kesalahan staf yang ada di satuan kerja Lukas Enembe.


"Saya mohon agar dalam proses hukum harus mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Sehingga tidak perlu interpretasi negatif untuk menjatuhkan seorang putra terbaik yang dimiliki bangsa Papua Melanesia saat ini," urainya.

Natalius mengecam keras upaya-upaya lawan politik Lukas Enembe yang merendahkan martabat gubernur Papua.

"Upaya-upaya itu merupakan bentuk pelanggaran asas inviolabilitas atau harga diri pemimpin Papua saat ini," tegasnya.

Kepada Lukas, Natalius meminta untuk menindak tegas staf Pemda Papua maupun pada kepala daerah yang melakukan penyelewengan dana beasiswa tersebut.

"Saya juga meminta kepada Pak Lukas untuk mulai menata dan memperbaiki Papua dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Pak Lukas harus membangun birokrasi yang bersih dan berwibawa di Papua," tegasnya.

Natalius meminta kepada aparat penegak hukum untuk bisa memproses kasus ini secara objektif, imparsial, transparan, dan profesional," pungkasnya. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya