Berita

Nusantara

Komite II DPD Tindak Lanjuti Aspirasi Soal HTI Di Belitung

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 | 23:32 WIB | LAPORAN:

Komite II DPD RI menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kabupaten Belitung terkait penolakan keberadaan hutan tanaman industri (HTI) di Kecamatan Sijuk, Belitung Timur. Keberadaan HTI justru dianggap merusak lingkungan seperti penebangan hutan yang berpotensi menimbulkan banjir.

Merespon aspirasi itu, Ketua Komite II Parlindungan Purba akan mengirimkan surat kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera membentuk tim investigasi terkait penyalahgunaan hak HTI di Kabupaten Belitung. Dirinya menilai, keberadaan HTI harus sesuai prosedur dan kondisi di lapangan sebenarnya. Selain itu, HTI juga harus menyejahterakan masyarakat dan meningkatkan produktivitas.

"Kami meminta perlu adanya tindakan secepatnya. Kementerian LHK mengeluarkan surat investigasi dalam rangka SP3 dan mohon untuk membuat surat menghentikan kegiatan di lokasi. Ini untuk mengantisipasi agar tidak ada permasalahan di lapangan. Dan dalam waktu dekat kita akan turun bersama-sama kesana," jelasnya dalam rapat bersama camat dan kepala desa Kabupaten Belitung dan perwakilan Kementerian LHK di Gedung DPD, Jakarta (Senin, 21/8).


Senator dari Provinsi Bangka Belitung Tellie Gozelie menambahkan, dirinya akan mengawal dan menindaklanjuti masalah HTI tersebut. Tellie meminta, selama DPD menindaklajuti masalah ini, kepala desa dan camat di Kabupaten Belitung untuk menjaga kondisi dan keamanan di daerahnya masing-masing.

"Sementara saya harapkan tetap menjaga kondusifitas di daerah. Jangan kita memanas-manasi warga. Saya justru meminta kepada kepala desa untuk tetap menjaga keamanan daerah masing-masing, hindari konflik," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Camat Sijuk Abdul Hadi mengungkapkan, selama ini, pembangunan HTI tidak dilakukan sesuai prosedur. Salah satunya dalam perumusan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Di mana saat penyusunan amdal, masyarakat sekitar harus dilibatkan tetapi yang terjadi adalah masyarakat tidak pernah dilibatkan.

"Amdal ada amanat keterlibatan masyarakat. Ini baru sosialisasi dianggap kita sudah menerima dalam pengelolaan kawasan ini, masukan dari masyarakat diabaikan," bebernya.

Lanjut Abdul Hadi, selama ini pengelolaan kawasan HTI tidak sesuai, karena pemegang hak HTI justru melakukan penebangan hutan yang merugikan masyarakat. Menurutnya, masyarakat sudah mengambil sikap untuk tidak menerima HTI di Kecamatan Sijuk.

"Kami tidak mau yang awalnya Belitung aman-aman saja dengan adanya investasi yang tidak pro dengan masyarakat justru malah merugikan masyarakat," tegasnya. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya