Berita

Basaria/net

Hukum

Panitera Pengganti PN Jaksel Diduga Terima Ratusan Juta Buat Pengamanan Perkara Perdata

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 | 20:27 WIB | LAPORAN:

Panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) berinisal T diduga menerima Rp 300 juta terkait pengamanan perkara perdata yang masuk ke PN Jaksel.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan tak membantah nominal uang yang diterima T dari kedua advokat. Ketiganya merupakan pihak yang dicokok KPK dalam operasi tangkap tangan di kawasan PN Jaksel pada Senin siang tadi. Selain T dan dua orang advokat, KPK juga mengamankan seorang Office boy. Namun Basaria belum mau menyampaikan secara rinci terkait kasus yang ditangani panitera tersebut.

"Terdapat indikasi transaksi suap terkait dengan sengketa perdata yang sedang berproses di PN Jaksel. Benar ada (uang diduga suap dalam OTT panitera pengganti PN Jaksel sebesar Rp 300 juta)," ujar Basaria dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (21/8).


Secara terpisah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah juga belum mau menyampaikan identitas empat orang yang diciduk KPK. Menurutnya, saat ini keempat orang tersebut masih dalam pemeriksaan. KPK sambung Febri, memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang ditangkap tersebut.

"Untuk nama inisial belum bisa disebutkan. Ada unsur panitera dan pengacara, kami riksa dulu, peran masing-masing diamankan," demikian Febri.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya