Berita

RMOL

Hidayat Ungkap Rahasia Sukses Perang Gerilya Jenderal Sudirman

MINGGU, 20 AGUSTUS 2017 | 17:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menolak keras dikotomi Islam dan Indonesia. Dia juga menentang jika ada pihak yang mengatakan bahwa Islam anti NKRI.

Anggapan seperti itu, menurutnya, sudah memutarbalikkan sejarah karena sejak dahulu Islam dan Indonesia tidak pernah berpisah. Bahkan banyak umat muslim dan tokoh-tokoh Islam yang berkorban demi keutuhan Indonesia. Nama-nama seperti Mohammad Natsir, Hasyim Asyari dan Panglima Besar Jenderal Sudirman hanyalah sebagian kecil tokoh Islam yang berani berjuang demi bangsa dan negara Indonesia.

Natsir dikenal salah satunya karena opsi integral Natsir, mengembalikan NKRI ke pangkuan ibu pertiwi KH Hasyim Asyari dikenal sebagai pelopor revolusi jihad, sehingga menimbulkan keberanian di kalangan santri. Sedangkan Panglima Sudirman adalah sosok yang pantang menyerah. Meski hampir seluruh kawasan dan semua pimpinan nasional dipenjarakan kolonialis, Sudirman yang menderita sakit paru-paru akut memilih melakukan perlawanan gerilya.


Meski ditandu, kata Hidayat, mantan guru sekolah Muhammadiyah di Banyumas itu berhasil mengalahkan klaim Belanda bahwa mereka telah menguasai NKRI. Dengan perlawanannya, Sudirman berhasil meyakinkan dunia internasional bahwa Indonesia masih ada.

"Ada tiga rahasia mengapa Sudirman tak bisa ditangkap oleh Belanda selama menjalankan perang gerilya. Pertama, tak pernah putus wudhu, lalu selalu salat tepat waktu dan berbakti pada orangtua," beber Hidayat saat memberikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di kalangan DDI Kota Bandar Lampung, Minggu (20/8).
 
Dia menambahkan, rahasia sukses gerilya Jenderal Sudirman itu sempat disampaikan pengawalnya yaitu Soeparjo Rustam dan dibenarkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya