Berita

Kopda Syaiful/RMOL

Nusantara

Cerita Kopda Marinir Syaiful Yang Gagalkan Aksi Begal Di Medan

MINGGU, 20 AGUSTUS 2017 | 01:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM


RMOL.
Kopda Marinir Syaiful Kadri yang berdinas di Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Belawan, berhasil menggagalkan aksi pembegalan di Jl. Darusalam, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan, Sabtu (19/8).

Aksi pembegalan tersebut terjadi pada pukul 04.30 WIB. Saat itu, Fitria Hasanah (34), seorang karyawan swasta, warga Lingkungan 1 Bahari, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan sedang mengendarai sepeda motor. Beruntung, karena kopda Syaiful sedang mengendarai mobil dari arah berlawanan.

"Saat itu saya melihat dua orang pria sedang berusaha merampas sepeda motor yang dikendarai oleh seorang wanita dan teriak 'begal'. Saya langsung menabrakkan mobiln saya ke sepeda motor pelaku yang berusaha melarikan diri. Pelaku terjatuh dan berdiri lalu berusaha kabur kembali," kata Syaiful kepada redaksi.

"Saat itu saya melihat dua orang pria sedang berusaha merampas sepeda motor yang dikendarai oleh seorang wanita dan teriak 'begal'. Saya langsung menabrakkan mobiln saya ke sepeda motor pelaku yang berusaha melarikan diri. Pelaku terjatuh dan berdiri lalu berusaha kabur kembali," kata Syaiful kepada redaksi.

Syaiful pun mengaku memutar balik kendaraannya dan mengejar kedua pelaku yang kabur tersebut. Dalam aksi kejar-kejaran tersebut, akhirnya kendaraan pelaku terjatuh di RS Accuplast Jalan Sei Bahbolon Medan.

Sementara itu, tersangka bernama Nando dan Fahmi Sahril (23), warga jalan Yos Sudarso, Lorong XI No.20, Keluarahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat sempat bersembunyi ke dalam parit dan berhasil ditangkap oleh warga.

"Saat di interogasi, diketahui  bahwa dalam aksi begalnya itu, tersangka tidak hanya sendirian, melainkan bersama dengan enam rekan lainnya. Para tersangka dibawa ke Polsek Medan Baru," kata Syaiful.[san]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya