Berita

Kal Penn/Net

Dunia

Aktor, Penulis Dan Fotografer Mundur Serentak Dari Sisi Trump

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 22:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aktor dan tokoh seni terkemuka Amerika Serikat mengundurkan diri dari sebuah komite penasihat Gedung Putih menyusul reaksi Presiden Donald Trump terhadap kekerasan supremasi kulit putih yang mematikan akhir pekan lalu di Charlottesville.

Dalam sebuah surat bersama yang ditujukan kepada Trump, anggota Komite Presiden untuk Seni dan Humaniora (PCAH) mengutuk desakan presiden dalam menyamakan tindakan supremasi kulit putih dan orang-orang yang melakukan demonstrasi menentang mereka selama demonstrasi paling kanan pada 12 Agustus.

Seorang pemrotes anti-rasis berusia 32 tahun, Heather Heyer, terbunuh dan beberapa orang cedera dalam serangan serudukan mobil.


Trump berulang kali menyalahkan "kedua sisi" atas kekerasan mematikan tersebut.

"Pelecehan dan kecaman dengan syarat yang paling kuat diperlukan menyusul dukungan Anda terhadap kelompok pembenci dan teroris yang membunuh dan melukai sesama orang Amerika di Charlottesville," kata surat tersebut, yang ditandatangani oleh semua anggota , kecuali satu dari 17 komite.

"Kesamaan palsu yang Anda dorong tidak dapat bertahan," sambung pernyataan itu seperti dimuat Al Jazeera.

Aktor Kal Penn, fotografer Chuck Close, penulis Jhumpa Lahiri dan Jill Cooper Udall, istri Senator Tom Udall termasuk di antara mereka yang menandatangani surat pengunduran diri tersebut.

"Kita tidak bisa duduk santai, seperti yang disarankan penasihat West Wing Anda, tanpa berbicara menentang kata-kata dan tindakan Anda," tulis para anggota.

PCAH adalah agen resmi yang terdiri dari tokoh Hollywood, Broadway dan tokoh seni lainnya. Komite itui bekerja secara langsung dengan pemerintah dan tiga lembaga budaya utama.

Sebagai ibu negara, Melania Trump berperan sebagai ketua kehormatan.

Sutradara dan pemenang Tony Award George C. Wolfe adalah satu-satunya anggota yang tidak menandatangani surat bersama tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya