Berita

Polisi Spanyol/Net

Dunia

Sel Teror Di Balik Serangan Spanyol Berhasil Dibongkar

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 22:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sel di balik serangan mematikan Spanyol yang menyebabkan setidaknya 14 orang tewas berhasil sepenuhnya dibongkar oleh polisi negara tersebut.

Begitu penegasan yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Spanyol Juan Ignacio Zoido akhir pekan ini.

Ia menjelaskan bahwa sel tersebut terdiri dari setidaknya 12 orang pemuda yang banyak di antaranya berasal dari Maroko.


Zoido menegaskan bahwa pihaknya akan mempertahankan kewaspadaan keamanannya satu level di bawah level maksimum, yang menandakan serangan sudah dekat.

"Kami akan mengalihkan usaha kami dan akan menyesuaikan ini ke setiap tempat atau kawasan yang membutuhkan perlindungan khusus," tegas Zoido seperti dimuat Al Jazzera.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan memperkuat keamanan di daerah ramai dan hotspot turis.

Kelompok militan ISIS telah mengklaim serangan di Spanyol  kemarin. Pihak berwenang mengatakan serangan di Barcelona dan resor pantai Cambrils terkait dan pekerjaan sel besar yang telah lama direncanakan dari Alcanar, 200km dari Barcelona.

Tiga orang Maroko dan satu orang Spanyol berada dalam tahanan polisi.

Polisi Spanyol pada hari Sabtu memperluas perburuan untuk salah satu tersangka utama, Younes Abouyaaquoub yang berusia 22 tahun. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya