Berita

Ilustrasi polisi Spanyol berjaga/Net

Dunia

Kisah Heroik Seorang Polisi Yang Hentikan Aksi Empat Teroris Di Cambrils

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 20:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang polisi Spanyol menjadi "pahlawan" setelah menembak mati empat dari lima pelaku serangan mobil yang menewaskan 1 orang dan lima lainnya luka-luka di kota Catalan di Cambrils Kami lalu (17/8).

Russia Today akhir pekan ini mengangkat kisah polisi tersebut.

Serangan di Cambrils terjadi tak lama setelah seorang pria membajak sebuah van melalui kerumunan di ibukota Catalan, Barcelona, Kamis siang. Serangan itu menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.


Dalam operasi serupa, sebuah kendaraan Audi A3 dengan lima pelaku di dalam mobil melaju di sepanjang kawasan pejalan kaki di Cambrils dan menabrak empat orang. Mobil tersebut kemudian menabrak sebuah mobil polisi di sebuah persimpangan dan terbalik.

Kelima teroris itu kemudian keluar dari mobil dan berusaha menusuk pejalan kaki dengan pisau dan kapak. Saat melakukan aksinya tersebut, mereka memakai barang-barang yang menyerupai rompi bunuh diri yang kemudian diketahui ternyata palsu.

Pada saat itu, ada dua orang petugas yang berada di dalam mobil polisi. Salah satu dari mereka menderita luka di kepala dan kaki dalam kecelakaan itu. Dengan demikian, satu polisi lainnya terpaksa menghadapi para penyerang seorang diri.

Polisi itu memerintahkan para pelaku untuk menghentikan aksinya dan melepaskan senjata. Namun perintah itu diabaikan oleh mereka. Polisi tersebut segera melepaskan tembakan.

Tembakan pertama menyebabkan salah satu pelaku jatuh, namun dengan cepat ia kembali bangkit dan berlari hingga timah panas menyerangnya sekali lagi dan menewaskannya.

Polisi tersebut kemudian melakukan hal serupa ke pelaku lainnya, hingga empat pelaku tewas di lokasi dengan luka tembak.

Pelaku kelima berhasil melarikan diri saat melukai seorang wanita yang kemudian meninggal di rumah sakit. Namun ia ditembak mati oleh unit polisi lain tak lama kemudian.

Nama polisi yang membunuh keempat teroris tersebut belum dirilis. Namun dikabarkan media setempat, La Vanguardia, ia menemui psikolog usai kejadian tersebut.

Polisi mengidentifikasi semua 5 anggota sel teroris yang terbunuh di Cambrils, namun masih belum yakin apakah salah satu dari mereka adalah supir van yang terlibat dalam serangan di Barcelona sebelumnya. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya