Berita

Dr. Fal. Harmonis/RMOL

Politik

Dosen UMJ: Full Day School Ujian Kenegarawanan

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 09:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Regulasi yang mengatur sekolah lima hari (delapan jam sehari) atau yang lebih dikenal dengan istilah full day school (FDS) akan segera diterbitkan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Didik Suhardi mengatakan Peraturan Presiden (Perpres) tentang FDS akan dikeluarkan pada bulan September nanti.

Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Fal. Harmonis mengatakan program FDS harus dilihat dari kebutuhan anak didik.


Kebijakan FDS harus bisa mewujudkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) anak di sekolah, dengan tidak menghilangkan identitas peserta didik sebagai anak.

"Jadi, perdebatannya adalah kebutuhan anak, apa substansi dari kebijakan itu. Bukan latar belakang yang membuat kebijakan," ujar Harmonis kepada redaksi, Sabtu (19/8).

Mengamati perdebatan program FDS, Harmonis menyebutkan terobosan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi itu, kini sudah menjurus kepada ujian kenegarawanan.

Pasalnya, yang dikritisi dari program FDS tersebut bukan hal yang substansi. Bahkan, penolakan FDS sudah melibatkan kalangan anak-anak (santri) berdemo dengan menerikkan yel-yel 'bunuh menteri'.

"Ini kan tidak benar, ini sudah menguji kenegarawanan kini. Kritis itu baik tapi jangan mudah curiga," papar Harmonis.

Terakhir, Harmonis sepakat dengan Presiden RI Joko Widodo yang menyatakan tidak ada paksaan dengan program FDS. Menurut Jokowi, FDS harus fleksibel dan yang terpenting pendidikan anak didik tetap berkualitas. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya