Berita

Febri Diansyah/RMOL

Hukum

Gara-gara Miryam, Dirdik KPK Minta Diperiksa

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 22:35 WIB | LAPORAN:

Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta ke Pimpinan agar diperiksa oleh bagian Pengawas Internal lembaga antirasuah.

Permintaan tersebut berkaitan dengan kesaksian Miryam S Haryani yang menyebutkan kepada penyidik bahwa ada pejabat KPK setingkat direktur yang menemui anggota Komisi III DPR.

Hal yang sama terungkap dalam video rekaman penyidikan Miryam yang diperiksa oleh Novel Baswedan pada 1 Desember 2016. Video tersebut diputar saat sidang Miryam 14 Agustus lalu.


"Secara prinsip diterangkan tidak ada pertemuan antara Direktur dengan anggota Komisi III DPR dan bahkan Direktur mengatakan tidak mengenal anggota DPR," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (18/8).

Febri menjelaskan, Pimpinan KPK sudah memberi instruksi untuk dilakukan pemeriksaan internal.

"Sesuai dengan arahan Pimpinan sebelumnya, Proses klarifikasi secara internal di KPK sedang berlangsung," imbuhnya.

Febri menambahkan, KPK masih akan melihat kronologis peristiwa secara utuh, terutama terkait dengan apa yang terjadi sekitar waktu pemeriksaan tersebut. Miryam menyebut ada tujuh penyidik KPK yang menemui anggota DPR.

"Termasuk mencari tahu siapa saja atau apakah benar ada tujuh penyidik seperti yang disebut Miryam," kata Febri.

Proses pemeriksaan internal tersebut merupakan mekanisme yang berjalan di KPK untuk menjaga dan memastikan integritas seluruh insan KPK. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya