Berita

Bouthaina Shaaban/Net

Dunia

Penasihat Assad: Konflik Suriah Mendekati Akhir

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 21:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penasihat politik dan media untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad, Bouthaina Shaaban mengatakan bahwa konflik enam tahun yang terjadi di Suriah hampir menemui titik akhir.

Berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif dengan jaringan berita televisi al-Mayadeen berbasis di Lebanon pada hari Jumat (18/8), seperti dimuat ulang Press TV, Shaaban bahwa negara-negara asing mengurangi dukungan mereka terhadap kelompok-kelompok teroris Takfiri.

Selain itu, peresmian Damaskus International Fair dan partisipasi regional membuktikan sebuah putaran balik tercapai dalam krisis yang disponsori asing.


"Pameran ini merupakan kekalahan bagi proyek mereka, tapi itu tidak berarti bahwa kita telah memenangkan perang sepenuhnya. Kami baru saja berada di awal perjalanan menuju rekonstruksi dan pembangunan kembali Suriah," kata Shaaban.

Pejabat senior Suriah tersebut kemudian mengkritik Turki karena mensponsori teroris, dengan alasan bahwa pemerintah Ankara mengatakan melakukan hal yang berbeda dari apa yang dikatakan. Shaaban menuduh Turki bermain dengan semua partai untuk memenangkan peran regional besar melalui penghancuran Suriah.

"Kehadiran tentara Turki adalah serangan yang akan kita bahas pada waktu yang tepat," ktambahnya.

"Sama seperti kita mengalahkan terorisme, kita akan melawan kehadiran tidak sah di tanah kita, entah itu Amerika Serikat atau Turki," demikian Shaabab. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya