Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Informasi Salah Picu Lonjakan Pencari Suaka Di Kanada

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 21:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 3.800 migran menyeberang secara ilegal ke Quebec Kanada dalam dua minggu pertama bulan Agustus ini.

Angka itu melonjak empat kali lipat bila dibandingkan dengan jumlah pencari suaka yang tiba di Quebec dari Amerika Serikat pada bulan Juni lalu.

Pejabat provinsi dan federal khawatir bahwa informasi yang salah tentang sistem pengungsi Kanada saat ini menyebar luas di media sosial sehingga memicu lonjakan pengungsi. Padahal, menjadi pencari suaka ke Kanada bukan berarti akan tinggal secara permanen di Kanada.


"Meminta suaka di Kanada bukanlah jaminan untuk tinggal permanen di Kanada, dan sangat penting kami menekankan hal itu," kata Louis Dumas, seorang juru bicara departemen imigrasi Kanada pekan ini seperti dikabarkan BBC.

Mayoritas dari mereka yang tiba dalam gelombang saat ini berasal dari Haiti dan tinggal secara legal di AS.

Pada bulan Mei, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa AS akan mengakhiri program yang memperpanjang perlindungan sementara dari deportasi ke warga Haiti setelah gempa dahsyat 2010. Perlindungan itu akan berakhir pada Januari 2018.

Pengumuman Trump itu menyebabkan kekhawatiran di warga Haiti yang mengungsi ke Amerika Serikat. Mereka berbondong-bondong pindah ke Kanada.

Pejabat Kanada mencatat bahwa sekitar 50 persen tawaran pengungsi oleh warga Haiti pada tahun 2016 berhasil, namun sisanya dideportasi.

Montreal untuk sementara membuka Stadion Olimpiade sebagai tempat berlindung untuk menampung kedatangan pencari suaka secara tiba-tiba. Militer Kanada juga telah membangun sebuah kamp untuk sementara menampung mereka yang telah menyeberang sampai mereka diproses oleh petugas penegak hukum dan imigrasi. Kamp tersebut akan menampung 500 pencari suaka di Saint-Bernard-de-Lacolle, Quebec, dekat Plattsburgh, New York.

Menteri Perhubungan Federal Marc Garneau sebelumnya memastikan bahwa pemerintah dapat mengelola situasi tersebut. Migran yang ada di penampungan akan diidentifikasi dan disaring. Jika mereka memenuhi syarat untuk mengajukan suaka, mereka diizinkan masuk dan merujuk ke Dewan Imigrasi dan Pengungsi Kanada. Namun jika tidak, mereka akan dideportasi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya