Berita

Ketua MPR: Konstitusi Harus Mendapat Pengawalan

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Konstitusi sebagai landasan dan hukum utama haruslah mendapat pengawalan agar dapat tetap menjadi panduan bernegara karena konstitusi merupakan konsensus seluruh warga negara yang merangkum kehendak dan cita bernegara untuk diwujudkan di masa yang akan datang.

Demikian disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan pada Peringatan Hari Konstitusi 2017, di Komplek Parlemen, Seneyan, Jakarta, Jumat (18/8).

Jelas Zulkifli, banyak tantangan dan persoalan yang berpotensi dapat menghambat tercapainya kehendak dan cita bernegara, oleh karena itu nilai-nilai konstitusi yang dirumuskan oleh para pendiri negara harus dapat dipahami dan dilaksanakan.


"Gagasan dan ide konstruktif untuk melaksanakan nilai-nilai konstitusi haruslah melibatkan seluruh warga negara tanpa kecuali," ucapnya.

Konstitusi menurutnya secara alamiah akan terus berkembang sesuai dengan dinamika dan kebutuhan masyarakatnya. Oleh karena itu, konstitusi yang ada dapat terus menyesuaikan dengan tuntutan jaman, terutama dalam hal menghadapi tantangan dan hambatan dalam kehidupan bernegara.

"Kelahiran UUD 1945 merupakan puncak perjuangan bangsa. Saat memimpin sidang selaku ketua PPKI, Bung Karno berucap bahwa konstitusi yang mereka susun itu hanyalah konstitusi sementara. Bahkan disebutnya sebagai undang-undang dasar kilat. Di saat damai nanti, bisa disusun undang-undang dasar yang lengkap dan lebih sempurna. Namun ternyata UUD 1945 memang karya puncak," papar Zulkifli.

Lanjut dia, ituasi heroik dan semangat untuk merdeka, demikian tercermin dalam UUD 1945. Ada empat amanat pada konstitusi: semangat menentukan nasib sendiri, percaya pada diri sendiri, membela diri sendiri, dan non-kooperasi.

"Apakah hari ini semangat untuk merdeka masih ada? Apakah amanat kemandirian masih kita pegang sepenuhnya?" tukas Zulkifli.

Hadir pada Peringatan Hari Konstitusi itu, Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla; Presiden RI Kelima, Megawati Sukarnoputri; Wakil Presiden RI Keenam, Try Sutrisno; Wakil Presiden RI Kesebelas, Boediono; Ketua DPR RI Setya Novanto; Ketua DPD RI Oesman Sapta; Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara; Ketua MA Muhammad Hatta Ali; Ketua MK Arief Hidayat; Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari, pimpinan dan anggota MPR; pimpinan dan anggota lembaga negara; para menteri Kabinet Kerja; Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan para Kepala Staf Angkatan; dan para Ketua Umum Partai Politik. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya