Berita

Ketua DPD Ajak Semua Pihak Bersatu Hadapi Kesenjangan Bangsa

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 05:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi masalah kesenjangan ekonomi dan rasa kebangsaan. Atas alasan itu, Ketua DPD RI Oesman Sapta meminta semua pihak untuk bersama-sama menghadapi kesenjangan tersebut.

Dijelaskan Oesman Sapta bahwa dalam menghadapi kesenjangan ekonomi, pemerintah telah melakukan berbagai upaya seperti pembangunan infrastruktur besar-besaran, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, tetapi hingga kini kesenjangan ekonomi masih dianggap sebagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Oesman Sapta menilai bahwa kesenjangan ekonomi dapat diselesaikan melalui pembangunan yang sesuai dengan karakteristik setiap daerah.


"Kami berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di daerah kepulauan melalui kerangka regulasi, dalam bentuk UU tentang Pemerintahan Daerah Kepulauan, demi hilangnya kesenjangan antara daerah bercirikan daratan dengan kepulauan," ucapnya saat Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

Senator dari Kalimantan Barat ini menambahkan bahwa kesenjangan ekonomi juga dapat diminimalisir melalui RUU Perkoperasian. Dimana kelanjutan pembahasan RUU tersebut harus dilakukan secara tripartit (DPR-DPD-pemerintah) sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI agar dapat segera diselesaikan.

Selain itu, Oesman Sapta juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, melalui Pancasila, nilai-nilai gotong royong, dan kekeluargaan bangsa dapat menjadi kuat dalam menguatkan persatuan dalam keberagaman sebagai dasar kerja bersama untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Masih menurutnya, Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dapat digunakan sebagai momentum yang tepat bagi DPD RI dan DPR RI untuk mengkristalisasi persoalan yang dihadapi rakyat di seluruh pelosok tanah air. Ke depannya DPD RI akan terus memperkuat konsolitasi dan koordinasi dengan DPR RI dan MPR RI dalam mewujudkan konsep penataan ketatanegaraan yang lebih baik.

"Tugas konstitusional DPD RI dan DPR RI adalah layaknya mata dan telinga seluruh rakyat dan daerah. Jika anggota DPR RI menyalurkan aspirasi politik rakyat, maka anggota DPD RI menyuarakan kepentingan daerah," ucapnya. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya