Berita

Ilustrasi/Net

Global

32 Orang Terbunuh Dalam Operasi Anti Narkoba Tengah Malam

RABU, 16 AGUSTUS 2017 | 18:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Filipina membunuh 32 orang dalam operasi perang melawan narkoba yang gencar dilakukan baru-baru ini.

32 orang yang dibunuh itu dilakukan saat penggerebekkan di sejumlah wilayah di provinsi Bulacan, sebelah utara Manila pada Selasa (15/8). Operasi tersebut dilakukan mulai tengah malam hingga dini hari.

Operasi terdiri dari puluhan razia yang dilakukan di Bulacan di mana ada lebih dari 100 orang ditangkap dan petugas menyita obat-obatan terlarang dan senjata dalam razia tersebut.


Polisi mengatakan bahwa mereka yang tewas diduga pelaku narkoba yang bersenjata dan menolak kedatangan petugas.

Kampanye perang melawan narkoba yang digagas oleh Presiden Rodrigo Duterte itu sempat dhentikan sementara awal tahun ini saat ia "membersihkan" polisi dari masalah narkoba. Kebijakan kembali dilanjutkan di bulan Maret.

Ribuan orang telah terbunuh sejak Presiden Rodrigo Duterte meluncurkan perang kontroversialnya terhadap obat-obatan pada tahun 2016.

Kampanye tersebut, yang bertujuan untuk menghapus perdagangan obat terlarang, telah menarik kritik internasional yang intens atas jumlah korban tewas. Duterte telah di masa lalu dengan tuduhan pembunuhan di luar hukum. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya