Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Pilar Sosial Harus Komit Jaga Keutuhan NKRI

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 21:49 WIB | LAPORAN:

Seluruh pilar sosial harus berkomitmen untuk terus berupaya menjaga keutuhan NKRI. Apalagi,pilar sosial menjadi kepanjangan tangan pemerintah sekaligus garda terdepan dalam melayani permasalahan sosial yang muncul di tengah masyarakat.

Begitu dikatakan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat membuka seleksi dan orientasi para "Pilar-Pilar Sosial Berprestasi” di Jakarta, Selasa (15/8).

Adapun pilar-pilar sosial tersebut adalah Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang sudah diseleksi dari 34 propinsi se-Indonesia.


"Keberadaan mereka sangat penting dalam upaya penjangkauan dan percepatan layanan masyarakat. Mereka inilah sebetulnya yang menjadi Frontliner atau garda terdepan dalam layanan sosial di seluruh Indonesia ketika misalnya kita (Pemerintah) harus melayani daerah-daerah pedalaman, titik perbatasan, pulau-pulau kecil terluar dan terdepan," jelasnya.

Khofifah berharap, seluruh pilar-pilar sosial yang ada bisa merespon cepat berbagai permasalahan sosial sesuai dengan gugus bidang tugas masing-masing serta organisasi sosialnya.

"Tidak semua bisa melakukan pekerjaan ini. Karena semua dimulai dari panggilan hati. Hanya mereka yang memiliki jiwa sosial yang tinggi saja yang mampu menjalaninya," terangnya.

"Ambil contoh Tagana, kalau ditanya apa yang mereka dapatkan selama ini. Uang? pulsa saja tidak cukup. Tetapi mereka mampu dan mau untuk membantu atau merespon cepat ketika bencana alam maupun bencana sosial terjadi di masyarakat. SOP-nya ketat yakni 1 jam mereka sudah harus berada disana."

Khofifah mengharapkan pilar sosial bisa turut menggugah rasa gotong-royong, toleransi, harmoni dan nasionalisme  seluruh masyarakat Indonesia. Mengingat saat ini di masyarakat banyak bermunculan aksi anarkisme, intoleransi, dan radikalisme, yang berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa.

"Ayo kita bersama-sama membangun komitmen untuk menjaga NKRI, bangun komitmen untuk menjaga merah putih, bangun komitmen untuk penguatan integrasi bangsa,” tandasnya. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya