Berita

Foto: Hadi Wijaya

Bisnis

Indonesia Bersiap Sambutan Jaringan 5G

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 13:16 WIB

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) bersama dengan Qualcomm Technology, Inc. membahas kesiapan menyambut kedatangan teknologi jaringan seluler generasi kelima (5G) dari berbagai kesiapan.

Menurut Ketua Umum Mastel, Kristiono, setidaknya bukan hanya pengguna dan pasar yang dapat mengambil keuntungan serta melihat peluang-peluang jaringan berbasis 5G dalam ekonomi global.

"Pemerintah bersama seluruh stakeholder, bersama-sama dapat melihat peluang apa yang bisa diambil oleh Indonesia dalam era 5G. Industri perangkat dan talent yang ada di Indonesia juga harus memetik keuntungan dari teknologi ini," ujarnya saat memberi sambutan diskusi di Mercantile Athletic Club, Jakarta, Selasa (15/8).


Sementara itu, Senior Director and Head of Government Affairs, SEA, Taiwan, and Pacific, Qualcomm Internasional, Inc Julie G. Welch, mengatakan, inovasi-inovasi teknologi perusahaannya telah menjadi pondasi bagi standar 5G NR.

"Percepatan komersialisasi 5G NR secara global menjanjikan tingkat kapabilitas dan efisiensi baru yang mampu memberikan kecepatan layaknya jaringan fiber, latensi yang sangat rendah. Pengalaman pengguna yang konsisten dan juga paket data lebih murah," ujarnya.

Jaringan 5G ini seyogyanya bakal diuji coba berskala besar pada tahun 2019, lebih cepat dari perkiraan awal yang dijadwalkan pada tahun 2020. Pada dasarnya 5G sendiri, merupakan jaringan yang dapat menggunakan seluruh band sepektrum.

Mulai dari band rendah seperti 1GHz, Band sedang disekitar 1GHz hingga 6GHz. Hingga band tertinggi diatas 24 GHz. Selain itu, teknologi ini juga mampu bekerja di seluruh spektrum, baik berbayar (unlicensed), berbagi (shared), maupun tidak berbayar.

Saat ini, ada beberapa negara telah mengumumkan untuk melakukan uji coba 5G termasuk Jepang, Korea, Tiongkok, Eropa dan Amerika.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya