Berita

Nusantara

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng BNI Salurkan Bantuan Bagi Pekerja Rentan

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 10:07 WIB | LAPORAN:

. Sebanyak 50 ribu pekerja rentan menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai yang diselenggarakan Bank Negara Indonesia (BNI).

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menyatakan, dalam 6 bulan ke depan, para pekerja rentan dapat meningkatkan kesejahteraannya karena tidak lagi khawatir atas resiko kerja seperti seperti kecelakaan kerja dan cacat.

Program tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan BNI dalam program pengentasan kemiskinan yang digagas melalui kerjasama dengan kementerian dan atau lembaga.


Agus menuturkan, program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini diberikan melalui program GN Lingkaran (Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan) BPJS Ketenagakerjaan.

Skema bantuan sosial ini, kata dia, merupakan yang pertama kali dilakukan  BNI dengan menyalurkannya dalam bentuk perlindungan dua program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) kepada 50 ribu pekerja yang masuk dalam kategori pekerja rentan yaitu pekerja yang sehari-harinya hanya mengandalkan penghasilannya sehari untuk biaya hidup hari itu saja.

"Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini diperuntukkan bagi penerima bantuan sosial produktif, agen e-warong KUBE, agen 46, petani dan sektor pekerja lainnya dengan masa perlindungan selama enam bulan ke depan," katanya dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (15/8).

Menurut Agus, perlindungan ini diharapkan akan terus dilanjutkan secara mandiri oleh para pekerja rentan yang menerima bantuan sosial ini setelah masa perlindungan selama enam bulan berakhir.

Agus juga mengapresiasi langkah BNI dalam menyalurkan dana corporate social responsibilty (CSR) perusahaan dalam bentuk perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan.

"Semakin banyak perusahaan yang menyalurkan dana CSR mereka dalam bentuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, maka perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia dapat segera terwujud," jelasnya.

Dia menambahkan, program GN Lingkaran yang digagasnya ini menjadi salah satu upaya untuk mencapai kesempurnaan perlindungan pekerja Indonesia.

Agus berharap perusahaan lain khususnya industri keuangan di Indonesia menduplikasi skema CSR yang sudah dilakukan beberapa perusahaan dan perbankan seperti yang dilakukan BNI.

Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI, Adi Sulistyowati mengatakan, bantuan iuran kepesertaan pekerja bertujuan untuk membantu melindungi pekerja rentan.

"BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan perusahaan melalui pengalokasian dana CSR atau donasi lainnya," ujarnya.

Langkah BNI, kata Adi, merupakan wujud mendukung program pemerintah dalam mengangkat perekonomian rakyat melalui program-program inklusi keuangan.

Penyerahan bantuan ini juga disaksikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya