Berita

Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Menkeu Guyur Pengusaha Mikro Rp 1,5 Triliun

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 09:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Keuangan (Men­keu) Sri Mulyani Indrawati, kemarin meresmikan program pembiayaan modal untuk pelaku usaha ultra mikro. Pro­gram ini diluncurkan untuk membantu pelaku usaha kecil yang selama ini tidak memiliki akses keuangan.

"Saya senang bisa memulai program ini bersama-sama dengan kementerian lain. Pemerintah telah menyiapkan anggaran 1,5 triliun tujuan­nya untuk para pelaku usaha ultra mikro," ujar Sri Mulyani dalam acara peluncuran di Desa Pasir Angin, Bogor, kemarin.

Ani-sapaan akrab Sri Mulyani-menjelaskan, pem­biayaan ultra mikro ditujukan untuk pelaku usaha mikro dengan kebutuhan pembiayaan di bawah Rp 10 juta. Mereka selama ini tidak tersentuh pe­merintah maupun perbankan.Dengan begitu plafon maksi­mal pembiayaan ultra mikro ini tidak dapat melebihi Rp10 juta.


"Fokus pemerintah untuk di bawah Rp 10 juta. Sebab jika di atas nilai tersebut, pelaku usaha bisa menggunakan Kredit Usaha Rakyat (KUR)," terangnya.

Ani meminta agar lembaga penyalur pembiayaan ultra mikro dapat menekan bunga pembiayaan tidak melebihi rentang 9 sampai 11 persen per tahun. Pihaknya berjanji akan terus mengawasi dan meninjau lembaga penyalur agar dapat lebih efisien. Sehingga, biaya kredit yang dibebankan kepada pengusaha ultramikro tidak terlalu tinggi.

Dia mengungkapkan, dalam menyalurkan pembiayaan ini, lembaga penyalur meleng­kapi asuransi pembiayaan dari Askrindo, biaya pendampingan usaha, dan biaya operasional kepada masyarakat yang berusaha, dengan bunga yang saat ini rata-rata sebesar 9-11 persen.

Jika dibandingkan dengan praktik yang terjadi sebelum ada ultra mikro, lanjut Ani, pembiayaan modal ini jauh lebih efisien. Karena, sebelumnya lembaga pembiayaan mematok bunga pembiayaan mikro yang sangat tinggi ke­pada masyarakat, bahkan bisa mencapai 15-50 persen. Hal itu karena lembaga pembiayan itu memakai sumber pendanaan dari perbankan yang mema­tok bunga kredit yang cukup tinggi.

"Nah sekarang Pusat Investasi Pemerintah Kemenkeu memberikan bunga rendah yang 2-4 persen. Dengan be­gitu sdiharapkan lembaga penyalur bisa memberikan bunga yang jauh lebih ren­dah dari yang sebelumnya ke masyarakat," ujarnya.

Ani mengatakan, melalui pembiayaan ultra mikro ini memang pemerintah ingin memperkuat terlebih dahulu lembaga penyalurnya agar dapat menekan bunga pembiayaan ke masyarakat.

"Pemerintah tidak mungkin melayani sendiri. Jadi lebih memperkuat yang sudah melayani masyarakat, sehingga bunga lebih rendah lagi," imbuhnya.

Sekadar informasi, proyek percontohan pembiayaan ultra mikro akan diterapkan di 19 kabupaten/kota hingga akhir tahun ini dengan sasaran 44 juta pelaku usaha di seluruh Indonesia, salah satu lokasinya di Megamendung, Bogor.

Untuk menjalankan pro­gram tersebut, pemerintah menunjuk tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyalurkan kredit kepada pelaku usaha ultra mikro dengan total Rp 1,5 triliun. Adapun ketiga BUMN terse­but yakni PT Pegadaian (Per­sero), Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Ba­hana Artha Ventura.  ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya