Berita

Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Politik

Penggerak Demo 'Bunuh Menteri' Benar-benar Tidak Waras

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keterlibatan anak-anak dalam demonstrasi menentang kebijakan sistem belajar Full Day School (FDS) dan teriakan yang sangat mengejutkan 'bunuh menteri' terkait penolakan Permendikbud Nomor 23/2017, mencerminkan ketidakpedulian terhadap akhlak baik dan kepribadian luhur.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Sudarnoto Abdul Hakim, Senin (15/8).

"Demo tersebut mencerminkan ketidakpedulian terhadap akhlak karimah dan kepribadian luhur yang seharusnya dibangun dan diperkuat oleh lembaga pendidikan, para guru, orang tua dan semua pihak," ujar Sudarnoto yang juga wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.


Jelas dia, penggerak demo anak-anak telah mengeksploitasi secara tidak bertanggung jawab anak-anak dan merusak prinsip luhur pendidikan sebagaimana yang ditekankan dalam Pancasila untuk kepentingan menentang FDS.

Demo 'bunuh menteri' yang videonya sudah beredar luas tersebut, menurutnya telah jelas-jelas menanamkan benih sikap kekerasan: kekerasan berpikir, kekerasan sikap dan kekerasan ucapan di kalangan anak-anak.

"Ini tidak sekedar merusak atau menghancurkan kepribadian anak-anak, akan tetapi juga membahayakan orang lain," ujar Sudarnoto.

Kekerasan dalam bentuk apapun, sangat bertentangan dengan nilai luhur dan prinsip ajaran Islam, menentang Pancasila sekaligus merusak martabat. Apa yang dilakukan anak-anak saat melakukan demonstrasi, juga merusak cita-cita demokrasi.

Anak-anak, sejak awal diajari untuk menentang secara all out bahkan dengan cara-cara paksaan dan melakukan tindakan kekerasan terhadap siapa saja yang pandangan dan sikapnya berbeda. Demonstrasi tersebut mengajarkan tindakan-tindakan intimidasi dan teror.

"Penggerak demo, benar-benar tidak waras. Seharusnya, anak-anak diajari kesopanan dsn bersikap luhur apalagi sepertinya yang mendemo adalah santri," ungkap Sudarnoto.

Diserukan kepada semua guru, pendidik, ustad, lembaga pendidikan dan kekuatan-kekuatan ormas Islam untuk bersedia menentramkan dan menciptakan kesejukan agar kehidupan berbangsa dan bernegara bisa berjalan dengan baik, terbebas dari intimidasi oleh siapapun, terbebas dari fitnah dan caci maki yang akhir-akhir ini muncul siapapun yang melakukan. Rakyat atau masyarakat rindu dan membutuhkan keteladanan.

"Saya berharap info dan video demo anak-anak tersebut adalah hoax. Tapi jika benar terjadi, maka otak dan penggeraknya harus diproses secara hukum. Pihak yang berwenang harus menelusuri kebenaran berita tersebut," tukas Sudarnoto, ketua Dewan Pakar Fokal IMM. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya