Berita

Hukum

Tim Gabungan Polri-KPK Periksa Novel Di Singapura

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 10:33 WIB | LAPORAN:

. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Rudy Herianto Nugroho dan tim penyidik gabungan bertolak ke Singapura, Senin (14/8).

Agenda tersebut terkait pemeriksaan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang menjadi korban penyiraman air keras.

"Iya benar. Penyidik dipimpin Pak Dirkrimum (Rudy) bersama tim KPK," kata Kabid Humas PMJ Kombes  Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin pagi.


Meski demikian, Argo tidak memerincikan siapa saja tim yang diberangkatkan. Termasuk, jumlah tim yang dipersiapkan.

Sebelumnya, Jurubicara KPK Febri Diansyah membenarkan terkait pemeriksaan tersebut. Bahkan penyidik Polri juga akan didampingi tim dari KPK.

"Setelah surat dari Polri diterima KPK jumat lalu, koordinasi kami lakukan dan direncanakan pemeriksaan akan dilakukan besok Senin (14/8) di KBRI Singapura. Selain didampingi tim, besok ada Pimpinan KPK yang juga akan ke Singapura," kata Febri saat dikonfirmasi, Minggu (13/8).

Dia menambahkan bahwa pemeriksaan korban bukanlah syarat ditemukannya pelaku penyerangan. Namun KPK berharap setelah ini akan ada titik terang.

"Agar pelaku penyerang bisa diproses segera, dan kemudian aktor intelektual bisa ditemukan. Apalagi beberapa waktu sebelumnya Presiden telah menunjukkan perhatian yang kuat untuk pengungkapan kasus ini," paparnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya