Berita

Ba'asyir/net

Hukum

Begini Kondisi Fisik Abu Bakar Ba'asyir Versi Dokter MER-C

MINGGU, 13 AGUSTUS 2017 | 04:35 WIB | LAPORAN:

Tim dokter Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) ikut memantau tampilan fisik Abu Bakar Ba'asyir (ABB) meski dalam kondis sehat.

Menurut Ketua Tim Dokter MER-C Joserizal Jurnalis, hasil laboratorium dan Medical Check Up (MCU) kadang tidak cukup untuk menjamin kesehatan pasien.

"Jadi sebagai dokter, tidak bisa beracuan dengan hasil lab. Tapi, bisa dilihat juga penampilan pasien secara utuh," ujar Rizal usai konferensi pers di kantor pusat MER-C, Sabtu (12/8).

Kondisi fisik seorang pasien, kata Rizal, dapat diketahui dari perilaku atau gerakan tubuhnya. Mulai dari, cara berjalan, bicara hingga berekspresi. "Kadang kita lihat saja, bisa diketahui 75 persen sehat atau bermasalah," tuturnya.

Rizal mencontohkan, dirinya pernah menghadapi suatu kasus saat menangani seorang pasien. Saat itu, pandangan dokter yang menangani pasien tersebut, dinilai baik dan sudah tidak bermasalah. Namun, Rizal justru berpandangan sebaliknya.

"Pernah ada kasus, dokter lain lihat (kondisi pasien) bagus. Tapi, saya lihat nggak bagus. Feeling saya nggak enak. Eh, benar. Tiga hari kemudian (pasien) meninggal," kenangnya.

Sementara itu, terkait kondisi kesehatan ABB, lanjutnya, saat ini terpantau bagus usai menjalani MCU di RS Jantung Harapan Kita (RS-JHK), Kamis (10/8) lalu.

Meski telah berusia lanjut, tepatnya 80 tahun, fisik ABB relatif stabil. Meski sebelumnya, ABB sempat mengeluhkan pembengkakan di kaki dan keluhan fisik lainnya.

Dokter mendiagnosa, ada gangguan aliran darah balik yang tersumbat hingga menyebabkan kakinya membengkak. Berdasarkan hasil MCU, Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu juga mengalami diagnosa pada jantung dan fungsi abdomen lainnya. Namun, ABB tetap diijinkan untuk rawat jalan. Dengan catatan harus kontrol kembali bulan depan.

"Tidak hanya persoalan jalan bagus atau tidak. Saat di penjara bisa ngga mandiri? Mengingat kondisi beliau sudah tua, 80 tahun. Karena, persoalan orang tua itu, sering jatuh saat turun dari tempat tidur ke kamar mandi. Ada yang blackout, terpeleset. Lalu, bisa muncul problem lain, panggul patah, lalu operasi, operasinya besar," urainya.

Secara logika normal, Rizal menjelaskan, ABB yang telah berusia 80 tahun seharusnya diperlakukan selayaknya orang tua. Pasalnya, usia tersebut kondisi kesehatan seseorang tidak dapat diprediksi. Untuk itu, kata Rizal, orang tua seperti ABB harus dapat perhatian lebih dari pihak yang berusia lebih muda.

"Soal umur kita tidak tahu. Bisa-bisa dokternya yang duluan mati. Tapi, untuk ustad ABB diusia 80 tahun, (kondisi kesehatan) bisa berubah cepat. Seseorang bisa alami spasial pembuluh darah kalau mengalami tekanan," demikian Rizal.[san]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya