Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jumlah Migran Dari Libya Ke Italia Merosot bulan Ini

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 19:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Italia melihat penurunan lebih dari 50 persen jumlah migran yang datang dari Libya bulan Juli kemarin.

Menurut data pemerintah Italia, jumlah migran yang mencapai Italia turun menjadi 11.459 pada bulan Juli dari 23.524 di bulan Juni dan 23.522 pada bulan Juli tahun lalu.

Jatuhnya angka tersebut diperkirakan merupakan hasil dari kebijakan putar balik yang lebih agresif yang dilakukan oleh angkatan laut dan penjaga pantai Libya, didukung oleh kapal dan peralatan yang lebih baik dari Italia.


Kendati ada tren penurunan, namun angka migran yang diperkirakan mencapai Italia tahun ini masih tergolong besar.sekitar 140.000 migran diproyeksikan mencapai Italia tahun ini.

Di dalam negeri, pemerintah Italia menekan LSM yang mengoperasikan kapal penyelamatan untuk menandatangani kode etik 13 poin atau mendapati kapal mereka dilarang mendarat di pelabuhan Italia. Sejauh ini empat LSM telah sepakat, dengan empat menolak dengan alasan mengharuskan mereka mengizinkan militer Italia untuk menemani misi penyelamatan mereka, sesuatu yang mereka katakan melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan.

Sebuah kampanye politik yang gencar mengklaim bahwa LSM tersebut bukanlah orang-orang kemanusiaan, namun bekerja sama dengan para penyelundup untuk bertindak sebagai layanan taksi bagi para migran ekonomi Afrika yang ingin memulai kehidupan yang lebih makmur di Eropa. Tuduhan tersebut belum terbukti, dan masing-masing LSM telah menyelamatkan puluhan ribu migran karena tenggelam. Demikian seperti dikabarkan The Guardian. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya