Berita

Rohingya/Net

Global

India Segera Usir 40 Ribu Pengungsi Rohingya

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 18:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India berencana mendeportasi puluhan ribu muslim Rohingya yang tinggal di negara tersebut secara ilegal.

Menurut keterangan juru bicara Kementerian Dalam Negeri India, Dwatwalia, New Delhi sedang dalam pembicaraan dengan Bangladesh dan Myanmar mengenai rencananya untuk mendeportasi sekitar 40.000 Muslim Rohingya.

"Hal-hal ini sedang dibahas di tingkat diplomatik dengan Bangladesh dan Myanmar," jelasnya pada Jumat (10/8).


"Kejelasan lebih lanjut akan muncul di waktu yang tepat," tambahnya seperti dimuat Press TV.

Pemerintah India mengatakan hanya sekitar 14.000 Muslim Rohingya yang tinggal di negara tersebut terdaftar di badan pengungsi PBB, sedangkan sisanya dianggap ilegal dan bertanggung jawab untuk ditempatkan.

Menanggapi kabar tesebut, kantor perwakilan Komisaris Urusan Tinggi PBB untuk Pengungsi mengatakan bahwa pihaknya berusaha menemukan fakta tentang rencana untuk mendeportasi Muslim Rohingya.

Pasalnya, mendeportasi Rohingya ke Myanmar dan Bangladesh tidak menyelesaikan maslaah, melainkan menambah masalah.

Pasalnya, Myanmar telah menolak penuh kewarganegaraan lebih dari 1,1 juta populasi Rohingya yang tinggal di sana. Rohingya di Myanmar dicap sebagai imigran ilegal dari Bangladesh. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya