Berita

Fahri Hamzah/net

Politik

Pansus Panggil KPK Di Awal Masa Sidang, Fahri: Ini Penting Dan Harus Datang

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 14:41 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengungkapkan bahwa kemarin, Pimpinan Pansus KPK meminta pimpinan DPR RI untuk mengizinkan mereka mengaudit Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kemarin pimpinan Pansus minta permohonan surat untuk audit terhadap KPK. Dan kami tindaklanjuti terkait koordinasi dengan lembaga kepolisian, termasuk rencana pemanggilan pejabat KPK," beber Fahri saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/8).

Pemanggilan terhadap KPK melalui pengiriman surat resmi kata Fahri sudah dilakukan. Untuk rapat bersama kedua lembaga itu sendiri kata Fahri akan berlangsung pada awal masa sidang, yakni 16 Agustus 2017 nanti.


Rapat bersama KPK menurut dia sangatlah penting. Hal itu guna mengetahui kebenaran materiil yang sudah ditemukan oleh Pansus KPK. Untuk itu Fahri sangat mengharapkan itikad baik dari KPK untuk hadir.

"Diverifikasi dan ditanyakan pada KPK. seperti pejabat, penyidik dan pegawai KPK yang disebut namanya, yang dianggap tahu, terlibat sendiri dalam apa yang dijelaskan dalam saksi-saksi persidangan Pansus angket," jelasnya.

Fahri menambhakan, Pansus KPK telah menemukan adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh komisi anti rasuah itu. Termasuk dugaan penyimpangan laporan keuangan berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kan laporan dugaan penyimpangan itu udah ada dan laporan penyimpangan BPK itu setelah verfiikasi artinya auditnya ditanya kembali. Ketika audit ditanya tidak dijawab maka ada temuan. Jadi BPK tidakk serta-merta membuat temuan kecuali ketika setelah diminta klarifikasi kalau ada temuan ditanya dulu. Kalau mau diperbaiki, laporan keluar setelah diminta ferivikasi dan jawaban lalu jadi temuan," jelasnya.

Lebih lanjut Fahri mengatakan jika memang nanti ada temuan dugaan pelanggaran, maka itu harus ditindaklanjuti. Semua pihak di KPK yang dianggap terlibat bisa dipidanakan.

Pagi tadi, Pansus KPK menerima tim peneliti penyimpangan KPK di posko pengaduan Pansus KPK, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta. Tim peneliti penyimpangan KPK beranggotakan Soeprijadi, Yacub Chudory, Maria Zuraida dan Chandra Motik dengan ketua Suyono Salamun. Fahri bilang tim itu untuk meneliti penyimpanan KPK secara rasional.

"Ini ada akademisi dan masyarakat karena korupsi merupakan peristiwa rasional bukan fiksi. sehingga perlu diteliti dengan rasional. Tidak boleh imajinatif. Banyak dorongan agar angket lebih terbuka dan membuka," demikian Fahri.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya