Berita

Foto/Net

Hukum

Relawan Jokowi Minta KPK Usut Tuntas Aliran Dana Ke Muhaimin Iskandar

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 08:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut aliran dana kepada Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimain Iskandar dalam kasus Dirjen P2KT Kemenakertrans.

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 2 Maret 2017 lalu, terungkap uang sekitar Rp 6.7 miliar yang diterima mantan Dirjen P2KT Jamaluddien Malik yang saat ini telah berstatus terpidana, mengalir ke sejumlah pihak. Salah satunya, Rp 400 juta mengalir ke Muhaimain Iskandar yang saat itu menjabat Menakertrans.

Demikian diungkapkan Kordinator Koalisi Relawan Bicara Jokowi-JK, Amirullah Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/8).


Menurutnya, fakta-fakta persidangan termasuk aliran uang ke Muhaimin Iskandar menjadi salah satu yang harus didalami penyidik sebab ini kasus tidak bisa didiamkan oleh KPK.

"Bila ini dibiarkan akan menjadi preseden buruk bagi pemberantasan korupsi di Indonesia dan bisa menjadi isu bahwa KPK tebang pilih dalam penanganan kasus. Oleh Karena itu KPK harus menuntaskan kasus terang benderang dan menangkap semua yang menikmati uang tersebut," ujar Amirullah.

Koalisi Relawan Bicara Jokowi-JK akan terus mengawal kasus ini sehingga tidak dipetieskan. Dalam waktu dekat mereka akan mendatangi KPK untuk mempertanyakan kasus tersebut sudah sejauh mana penanganannya.

"Kami tidak mau kasus ini menjadi isu yang dapat merusak nama Presiden Jokowi sebab isu di lapangan bahwa kasus ini pasti tidak diusut tuntas terindikasi kuat karena melibatkan salah satu ketua umum parpol pendukung pemerintah. Oleh Karena itu kami meminta kasus ini dituntaskan oleh KPK sebab Presiden Jokowi sangat tegas dalam pemberantasan korupsi," tegas Amirullah. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya