Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Puji Pernyataan Bijak Puan Maharani

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 08:29 WIB | LAPORAN:

Pernyataan politisi PDIP Puan Maharani dalam menyikapi kasus Wakil Ketua Umum Arief Poyuono dan Ketua Fraksi Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat dinilai sangat bijaksana.

Arief Poyuono bahkan menyebut pernyataan Puan agar kedua masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan merupakan wujud nyata bahwa Puan seorang pancasilais.

"Puan politisi berbudi luhur dan pancasilais, darah Soekarno mengalir pada diri Puan Maharani. Saya sangat menghargai beliau yang sangat bijaksana sebagai seorang politisi," kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/8).


Menurut Arief, apa yang disampaikan oleh Puan itu sangat bijaksana. Menurutnya, sikap seperti itu seharusnya dijadikan sebagai teladan dalam perpolitikan di negeri ini. Puan mengedepankan esensi dari Pancasila dalam menyelesaikan sebuah perbedaan di antara anak bangsa, utamanya dalam hal berpolitik untuk membangun persatuan dan kesatuan.

"Dia menjadi seperti oase di antara kehausan saling cakar antar politisi, antar partai, antar organisasi dan ideologi. Dia menjadi menjadi contoh. Dia tidak dengan congkak menilai orang seperti saya yang dianggap salah mutlak. Dia tidak dengan mudah menguliti Victor Laiskodat dan saya, layaknya seperti daging busuk," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menginginkan agar pengurus dan kader partai politik di Indonesia tidak mudah terpancing emosi.

Putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini menilai bahwa perilaku berpolitik yang beretika dan santun harus dikedepankan. Penyelesaian masalah dengan kekeluargaan harus didahulukan, jika ada masalah yang ditimbulkan akibat salah paham.

"Musyawarah-mufakat dulu lah," ujarnya menanggapi polemik mengenai kasus pernyataan kontroversial Victor Laiskodat dan Arief Poyuono. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya