Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak

Politik

Pemuda Muhammadiyah: Tiga Menteri Jadi Korban Politik Kotor Di Tengah Isu Reshuffle

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 02:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Isu reshuffle kabinet yang disebut-sebut bakal dilakukan Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini telah membuat kebisingan baru. Terlebih, adanya praktik kotor dari sejumlah pihak yang ingin menjadi menteri atau mendorong pembantu Presiden dicopot.

"Isu reshuffle membuat sebagian pihak yang ingin menggeser atau bernafsu menjadi menteri pun rajin menebar politik kotor, melalui fitnah yang mengabaikan etika. Kekuasaan telah mengotori ruang publik kita dengan hoax. Politik miskin etika ini sudah terlalu mengotori kehidupan sosial politik kita," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (Rabu, 9/8).

Dalam amatannya, setidaknya ada menteri yang menjadi korban hoax dan fitnah. Yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri ESDM Ignatius Jonan, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.


Karena itu dia menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk segera memberi kepastian soal kocok ulang kabinet ini. Hal ini untuk menghindari tambahan polemik kotor di ruang sosial politik kita.

"Kebisingan politik Indonesia yang cenderung tidak produktif ini, terang mengganggu dan menghabiskan energi positif Indonesia untuk pembangunan. Sikap tegas dan terang Presiden penting, untuk menghindari polemik yang tidak produktif," tandasnya.

Kesalahan ketiga menteri tersebut memang seperti dicari-cari di tengah isu reshuffle. Bahkan Menteri Susi dan Menteri Muhadjir didemo terkait kebijakan mereka, masing-masing soal cantrang dan sekolah delapan jam sehari.

Menteri Susi tidak heran dengan adanya demo tersebut. Karena menurut dia, setiap isu reshuffle mencuat, pasti ada demo. "Tahun lalu juga sama. Jadi biasa saja. Menteri lain juga didemo, biasa saja," ujarnya, seraya menegaskan bahwa Presiden mendukung kebijakannya pelarangan cantrang.

Demikian pula Menteri Muhadjir. Dia menegaskan sekolah lima hari tersebut bentuk penerjemahan visi misi Presiden terkait pendidikan karakter. Semakin terbukti, karena sudah ada penegasan dari Istana kebijakan tersebut akan diperkuat Perpres.

Meski begitu, soal reshuffle dia menyerahkan kepada Presiden. "Menteri itu enggak ada periodenya, terserah presiden. Mau diganti itu hak Presiden," kata Muhadjir belum lama ini.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya