Berita

Bisnis

Kemenkominfo Gandeng 1500 UKM Jualan Online

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 21:59 WIB | LAPORAN:

Sebagai bentuk dukungan program Road to 8 Juta UKM pada 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan situs Blanja.com, Asosiasi Ecommerce Indonesia (idEA) dan pemerintah daerah bersinergi dalam mewujudkan visi ekonomi Indonesia 2020 sebagai The Digital Energy of Asia. Diantaranya dengan melakukan edukasi terhadap pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Septriana Tangkary mengatakan, Indonesia memiliki 57,9 juta pelaku UKM. Untuk itu, UKM dipilih sebagai representasi ekonomi rakyat karena dapat menyerap tenaga kerja hampir 90 persen serta memberikan kontribusi 58 persen pada produk domestik bruto nasional.

Sebagai langkah awal dalam program tersebut, Kemenkominfo, idEA, dan Blanja.com bersinergi untuk Satu Juta UKM Go Online melalui roadshow di beberapa kota.


"Semarang, Tanjung Pandan Belitung, Cimahi, Bandung Barat, dan Jambi adalah kota-kota yang telah selesai melaksanaan ini. Dari kelima kota tersebut sudah ada kurang lebih 1500 UKM lokal yang siap go online," jelas Septriana dalam keterangannya, Rabu (9/8).

Menurutnya, ke depan, sinergi tersebut akan terus menyasar kota-kota lain di Indonesia. Edukasi dan pelatihan juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintahan setempat.

"Melalui sinergi Edukasi UKM Go Online ini kami berharap UKM bukan hanya akan menjadi pedagang online akan tetapi juga pebisnis online, sehingga komitmen pemerintah dengan program satu juta UKM dapat memberikan dampak yang optimal terhadap perekonomian daerah," tambah Fikri selaku vice president Blanja.com.

Sebagai marketplace hasil kolaborasi strategis Telkom Indonesia dan eBay, Blanja.com dinilai menjadi platform online terbaik bagi ribuan UKM yang saat ini masih memiliki keterbatasan infrastruktur dalam memasarkan produk, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Mengusung tagline #BLANJAjemputUKM untuk roadshow kali ini, Blanja.com berharap UKM bisa berani memulai memasuki platform online untuk memasarkan produk-produk asli Indonesia yang berpotensi besar meningkatkan ekonomi nasional.

"Kami memfasilitasi dan mengedukasi para UKM tentang cara membuat toko online hingga bagaimana cara mengelolanya. Tak hanya itu, kami juga mempraktikkan langsung cara foto produk yang baik agar produk mereka dapat bersaing," demikian Fikri. [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya