Berita

Bisnis

Kadin Dorong Peningkatan Ekspor Produk Jawa Barat

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Barat mendorong gagasan untuk menggencarkan ekspor produk-produk lokal.
Menyusul pernyataan Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi yang mengabarkan bahwa negara itu membuka peluang kerja sama bisnis berbagai macam produk dari Kabupaten Garut.

"Ini merupakan peluang besar bagi pengusaha di Kabupaten Garut untuk memperluas pasar di luar negeri. Tentunya harus dimanfaatkan dengan baik demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga. Ke depannya, pemprov harus fasilitasi UKM untuk terus lebih baik," jelas Ketua Umum Kadin Jabar Agung Suryamal dalam keterangannya, Rabu (9/8).

Dia menyebutkan beberapa potensi bisnis yang dapat dipasarkan ke Arab Saudi diantaranya sektor kuliner khas Garut dan sektor kerajinan yang bisa dipasarkan kepada jamaah umroh, haji dan masyarakat Saudi. Dalam rangka meningkatkan ekspor di Jabar, Agung mengaku telah menyiapkan roadmap sebagai acuan pengusaha dalam menggali peluang pasar baru, melakukan diversifikasi produk-produk lokal dan melebarkan basis eksportir Jabar.

Dia menyebutkan beberapa potensi bisnis yang dapat dipasarkan ke Arab Saudi diantaranya sektor kuliner khas Garut dan sektor kerajinan yang bisa dipasarkan kepada jamaah umroh, haji dan masyarakat Saudi. Dalam rangka meningkatkan ekspor di Jabar, Agung mengaku telah menyiapkan roadmap sebagai acuan pengusaha dalam menggali peluang pasar baru, melakukan diversifikasi produk-produk lokal dan melebarkan basis eksportir Jabar.

"Kita sudah memiliki roadmap ekspor yang dapat membantu pengusaha di Jawa Barat dalam melakukan ekspansi pasar lebih luas. Ini akan saya implementasikan dengan tim jika diberi amanah nantinya saat memimpin Jawa Barat," jelas Agung.

Tidak hanya Garut, ke depan juga diharapkan dapat membangkitan produksi ekspor di wilayah lain di Jabar. Sebab, secara keseluruhan Jabar boleh dibilang merupakan jantung industri nasional dengan mengendalikan lebih dari 50 persen kontribusi sektor industri terhadap perekonomian dalam negeri.

"Ekspor di Jawa Barat didominasi oleh hasil pengolahan karet yang dijadikan produk ban kendaraan bermotor, kemudian produk CPO (crude palm oil) dan peralatan elektronik seperti mesin copy dan printer yang tintanya juga diekspor dari Jawa Barat. Jawa Barat boleh disebut jantungnya industri nasional," tutur Agung.

Dalam rangka menggencarkan nilai ekspor, Kadin Jabar menyatakan akan menggandeng organisasi kewirausahaan lain untuk memperluas jaringan kerja sama dan permodalan, seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

"Hipmi dan Kadin membantu pengusaha untuk memperluas networking dan akses permodalan. Serta memiliki koneksi dengan sejumlah perusahaan dan organisasi di luar negeri, sehingga memberikan peluang kepada pengusaha untuk mengambil peranan dalam menjalankan kegiatan usaha secara lebih luas," demikian Agung. [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya