Berita

Yudi Latief/RMOL

Politik

Ketua UKP-PIP Konsultasi Soal Gratifikasi Ke KPK

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 14:54 WIB | LAPORAN:

Ketua Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief mengunjungi pimpinan KPK di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (9/8). Kunjungan ini dilakukan untuk mengajak KPK bekerja sama dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

"Sengaja datang silahturahmi dengan pimpinan dan penasehat KPK. UKP-PIP dan KPK punya kesamaan nilai dan visi. Kesamaan nilai karena namanya praktik korupsi bertentangan dengan sila di Pancasila. Makanya, kami katakan tadi semakin pancasilais itu semakin anti korupsi," tutur Yudi kepada wartawan ditemani Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Ke depan, lanjut Yudi, UKP-PIP akan membentuk indeks realisasi Pancasila pada tiap kota di Indonesia. Indeks tersebut diukur dari kasus korupsi yang terjadi di kota-kota yang akan disurvei oleh UKP-PIP.


"Seberapa pancasilais kota di Indonesia. Indikatornya salah satunya tingkat korupsi. Semakin rendah korupsinya, makin pancasilais," kata Yudi.

Yudi menambahkan, UKP-PIP juga turut berkonsultasi beberapa hal kepada KPK. Salah satunya terkait rambu-rambu gratifikasi tindak pidana korupsi.

"Sebagai lembaga baru, ke sini mengkonsultasikan sejumlah hal, lihat rambu yang mana gratifikasi. Jangan sampai lembaga bawa nilai Pancasila terjerembab karena ketidaktahuan kami dalam soal rules and regulation. Konsultasi batas gratifikasi dalam usaha membangun partisipasi publik dalam mengamalkan Pancasila," jelasnya.

UKP-PIP juga akan mengundang KPK pada acara Festival Prestasi Indonesia pada 21 hingga 22 Agustus ke depan. Festival itu digelar untuk mengapresiasi prestasi individu di ruang publik dalam rangka membangun track optimis dan positif di masa depan.

"Juga terpikir nanti, kita diskusikan ke depan. Boleh jadi UKP-PIP memberikan apresiasi terhadap Pemda, tokoh, kepala daerah yang indeks korupsinya rendah," tambahnya.
 
Sementara itu, Alex menambahkan nantinya UKP-PIP dan KPK akan melakukan sosialisasi nilai Pancasila dan nilai-nilai anri korupsi. Hal itu juga menjadi bagian dari pemetakan jaringan pada internal KPK.

"Prinsipnya kita ingin mengintegrasikan nilai Pancasila dalam nilai antikorupsi. Tidak jujur bertentangan dengan sila pertama. Korupsi mengabaikan nilai kemanusiaan dan lain-lain," kata Alex. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya