Berita

Hendri Satrio

Politik

Publik Akan Persoalkan Rencana DPR Pangkas Target Prolegnas

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 05:14 WIB | LAPORAN:

DPR sudah berencana memangkas target Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada tahun 2018 dan 2019. Alasannya, di tahun-tahun itu, DPR dan Pemerintah akan disibukkan dengan kerja-kerja politik, karena adanya Pilkada 2018 serentak dan Pemilu 2019.

Pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio memprediksi, rencana pemangkasan ini bakal ditentang publik.

Sebab, masyarakat telah memiliki standar atau ukuran kerja DPR, yaitu berdasarkan kuantitas UU yang dihasilkan. Tersebut, saat publik mendengar sambutan anggota DPR tentang kinerja legislatif, yang dibicarakan soal kuantitas.


"Pak Fahri bilang, jangan ngomongin kuantitas tapi kualitas. Ini susah ngukurnya," ucap Hendri Satrio saat dihubungi (Selasa, 8/8).

Daripada mempertentangkan kuantitas dan kualitas, Hendri lebih setuju bicara mengenai peningkatan kepercayaan publik melalui perbaikan tindakan DPR. "Menurut saya, mari kita ukur dari kepercayaan publik. Kalau kepercayaan publik naik, artinya ada apresiasi atas kinerja DPR," tandasnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menganggap, pemangkasan target tersebut wajar. Dengan pemangkasan itu, tidak akan banyak RUU yang pembahasannya molor. Prosentase RUU yang disahkan juga akan lebih banyak.

"Kinerja DPR jangan dinilai berdasarkan kuantitas Rancangan Undang-Undang (RUU) yang masuk atau diselesaikan. Wajar bila target Prolegnas akan dipangkas," ujar Fahri dalam diskusi bertajuk "Perlukah Penyederhanaan Prolegnas di Tahun Politik?" di Ruang Wartawan DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.[zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya