Berita

Idham Azis/net

Hukum

Tembak Mati Pelaku Narkoba, Kapolda Metro: Tidak Perlu Takut Pelanggaran HAM

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 23:05 WIB | LAPORAN:

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis tidak takut dituduh melanggar HAM saat anggotanya menembak mati para pelaku kasus narkoba.

Menurut Idham, polisi bertugas untuk mengungkap setiap peredaran narkoba dan memberikan hukuman tegas bagi para pelakunya.

"‎Tidak perlu (takut) harus melanggar HAM. Kita kan punya prosedur dalam tindakan. Sepanjang terukur dan sesuai prosedur, itu kita tak perlu ragu," tegas Idham di Balai Pertemuan Metro Jaya, Selasa (8/8).


Suksesor Irjen M. Iriawan di Polda Metro Jaya (PMJ) itu menambahkan, narkoba sudah menjadi kejahatan extra ordinary crime. Sehingga penindakannya pun harus dilakukan dengan 'extra ordinary' juga.

"(Kasus narkoba) Kejahatan yang bisa merusak kita. Sehingga tak boleh ada WNA yang coba-coba meracuni generasi kita dengan cara membawa atau memasukkan narkoba," terang alumni Akpol 1988 itu.

Bahkan, mantan Kadiv Propam Polri tersebut tidak segan-segan mengganti anak buahnya, meski menjabat Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba. Khususnya, jika tidak berani bertindak tegas untuk kasus narkoba.

‎"Bagi saya dan jajaran PMJ akan menindak tegas, seperti itu. Kalau misalnya para Kasat Serse (Narkoba) juga tak melakukan tindakan tegas, saya ganti," tegas teman Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat operasi Tinombala itu.

‎Seperti diketahui, Idham Azis 'menghalalkan' jajarannya untuk menembak mati bandar narkoba yang berani mengedarkan barang haramnya di wilayah hukum PMJ.

Menurut Idham, sudah menjadi 'tugas' dirinya mengirimkan para bandar itu ke Tuhan.[san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya