Berita

Victor Laiskodat/Net

Politik

Nasdem Diingatkan Beri Pendidikan Politik Yang Benar

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 20:56 WIB | LAPORAN:

Sikap Partai Nasdem yang tidak meminta maaf atas ulah kadernya Viktor Laiskodat yang menuding Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional sebagai intoleran dan pendukung ideologi khilafah amat disesalkan.

Politisi Demokrat Didik Mukrianto mengatakan, Nasdem seharusnya memberikan pendidikan politik yang benar dan jujur kepada rakyat. Karena hal tersebut merupakan standing norma dan tanggung jawab sebagai sebuah organisasi politik.

"Politisi juga harus punya kejujuran nurani, sikap ksatria serta kenegarawanan. Tentu standing politik yang jujur dan negarawan akan menjadikan tolak ukur representasi niat, tujuan dan nilai-nilai ideal dalam berpolitik," ujarnya kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 8/8).


Didik menjelaskan, sebagai negara hukum, sudah barang tentu setiap parpol menempatkan hukum sebagai panglima. Dan hak setiap warga negara untuk mencari keadilan termasuk melalui jalur hukum tanpa menisbikan niat, nurani dan fakta serta dampak dari perilaku dan tanggung jawabnya.

Selain itu, aparat penegak hukum juga harus dapat melayani setiap warga negara yang ingin mencari keadilan dengan melayani secara proper dan profesional.

"Standing tidak pandang bulu, tidak tebang pilih, independen, transparan dan akuntabel itulah yang harus dipedomani oleh aparat penegak hukum dalam menghadirkan keadilan yang sesungguhnya," pungkas Didik yang juga anggota Komisi III DPR. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya