Berita

Dok. PPP

Politik

FOSIL: Ada Ketidakcermatan Di Balik Pencairan Dana Banpol Ke PPP Kubu Romi

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 19:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri dinilai kurang cermat memahami sengketa kepemimpinan yang terjadi di PPP.

Koordinator Presidium Forum Studi Lintas (FOSIL) Luthfi Amin dalam keterangannya kepada redaksi (Selasa, 8/8) menjelaskan bahwa senketa PPP sebenarnya belum berkekuatan hukum tetap, namun dalam berbagai kesempatan, kubu Romi CS kerap menyampaikan bahwa sengketa telah berakhir dengan kemenangan kubu Romi pasca keluarnya putusan NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) dari PTTUN.

Menurutnya, agitasi yang dilakukan oleh kubu Romi secara massal menyebabkan sejumlah pihak terengaruh, tak terkecuali Dirjen Polpum Kemendagri.


Hal itu, jelasnya, terlihat dari edaran Dirjen Polpum soal pencairan dana Bantuan Politik (Banpol) kepada Kubu Romi dengan alasan bahwa Status hukum sengketa PPP telah 'incracht'.

Luthfi menyayangkan hal tersebut karena faktanya, sengketa PPP masih dalam proses pengajuan Kasasi di MA sehingga dipastikan Sengketa PPP itu belum berkekuatan hukum tetap.

"PPP Muktamar Jakarta telah membuat perlawanan hukum dan menyatakan Kasasi atas putusan PTTUN. Dengan sendirinya status PPP belum berkekuatan hukum tetap. Klaim Romi bahwa status PPP telah incracht itu jelas membohongi Publik," jelas Luthfi.

"Ketidakcermatan Dirjen Polpum yang mengeluarkan edaran pencairan dana Banpol dengan alasan PPP telah incracht bisa dikategorikan pidana Korupsi," tandas Luthfi

Fakta belum incracht-nya status Hukum PPP ini diperkuat dengan dikeluarkannya Surat dari Kemenkumham No AHU.4.AH.11.01-48 yang intinya menyampaikan bahwa sengketa PPP hingga per tanggal 3 Agustus 2017 belum incracht, Sehingga PPP dianggap status quo. Dengan demikian tidak boleh ada proses pengalihan aset ataupun PAW anggota Legislatif.

"Untung saja Kemenkumham cepat tanggap dengan mengeluarkan surat pemberitahuan bahwa hingga saat ini Status PPP belum berkekuatan hukum tetap. Apabila dana BANPOL sudah terlanjur dicairkan, maka akan banyak kader PPP yang masuk penjara akibat ketidakcermatan Dirjen Polpum Kemendagri tersebut," sambungnya.

"Saya menyarankan agar Dirjen Polpum agar segera merevisi surat edaran pencairan BANPOL ke Kubu Romi seiring dengan adanya surat pemberitahuan dari Kemenkumham tersebut. Agar tidak menjadi 'jebakan betmen' dalam tindak pidana korupsi," demikian Luthfi. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya