Berita

Novel Baswedan/Net

Hukum

Ditegaskan KPK, Tudingan Fahri Hamzah Soal Biaya Pengobatan Novel Keliru dan Fitnah

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 19:18 WIB | LAPORAN:

Fahri Hamzah diingatkan untuk tidak menyebarkan informasi sesat terkait biaya pengobatan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menegaskan, biaya perawatan Novel di Singapura sepenuhnya ditanggung melalui mekanisme negara.

"Sebaiknya semua pihak menahan diri untuk tidak menyampaikan informasi yang keliru apalagi itu bisa menjadi fitnah pada pihak lain. Apalagi jika itu disampaikan oleh orang yang berada di lembaga terhormat," tegas dia kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (8/8).


Febri menegaskan, seluruh biaya pengobatan mata Novel yang ditanggung oleh negara juga sudah dikoordinasikan dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Sekali lagi kami tegaskan biaya itu dari mekanisme keuangan negara karena sebelumnya juga sudah ada koordinasi dengan presiden dan wapres soal itu," ucapnya.

Mengenai rincian biaya yang sudah digunakan untuk pengobatan mata Novel, Febri enggan mengelaborasi lebih jauh.

"Butuh saya cek lagi, karena itu koordinasi antara KPK dengan pihak Sekretariat Presiden," demikian mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) ini.

Novel Baswedan di rawat di rumah sakit Singapura sejak 12 April 2017 akibat disiram dengan air keras oleh orang tak dikenal. Hingga saat ini, Novel masih harus melakukan perawatan intensif lantaran mata kirinya belum bisa melihat dengan baik. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya