Berita

Abhan Misbah

Politik

Ketua Bawaslu: Daerah Dengan Calon Incumbent Lebih Rawan Kecurangan Pemilu

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 17:09 WIB | LAPORAN:

Kecurangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) rawan terjadi di daerah yang memiliki calon yang masih memegang jabatan alias incumbent. Sebab, ada potensi penyalahgunaan wewenang hingga pengunaan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk keperluan pemenangan.

"Kalau mengacu pada 2017, biasanya kalau di daerah itu banyak calon-calon incumbent. Potensinya, salah menggunakan wewenang, penggunaan dana-dana APBD. Maka nanti kita akan petakan," jelas Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI), Abhan Misbah, kepada wartawan di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (8/8).

Bawaslu masih melakukan kajian Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) jelang Pilkada Serentak 2018. Dijelaskan Abhan, ada beberapa kriteria kecurangan dalam proses pemilu.


"Misalnya, tingkat persaingan, tingkat integritas penyelenggara. Saat ini kami sedang melakukan kajian membuat IKP. Nanti bulan depan akan kami rilis. Mudah-mudahan bulan depan selesai," imbuhnya.

Jika dalam pelaksanaan pemilu masih ditemukan kecurangan, lanjut Abhan, pihaknya telah menyiapkan sanksi bagi pelanggar. Namun, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya juga akan melakukan antisipasi pada daerah-daerah yang dianggap memiliki indeks kecurangan pemilu tertinggi.

"Kami masih lakukan sosialisasi kepada stakeholder dan peserta pemilu dan juga masyarakat, terkait hal-hal apa saja yang boleh dilakukan dalam pilkada maupun dilarang dalam undang-undang," ujarnya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya