Berita

Net

Politik

Bakal Cabup Ini Janji Sejahterakan Honorer K2

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 16:04 WIB | LAPORAN:

Bakal calon bupati Cirebon periode 2018-2023 Kalinga menyatakan siap menyejahterakan tenaga honorer K2 (Katagori 2) di lingkungan Pemkab Cirebon.

"Sudah saatnya honorer K2 kita perhatikan. Tenaga honorer K2 bagian dari pemerintahan dan sudah sangat layak disejahterakan. Jika kesejahteraannya tidak diperhatikan akan berdampak pada kinerja," ujar Kalinga dalam keterangannya, Selasa (8/8).

Mantan kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) itu menjelaskan, tenaga honorer K2 di lingkungan Pemkab Cirebon jumlahnya mencapai 1.248 tenaga honorer. Diantaranya ada yang sudah bekerja hingga belasan tahun sehingga harus lebih diperhatikan tingkat kesejahteraannya.


"Mereka itu banyak yang sudah berkontribusi untuk masyarakat Cirebon belasan tahun. Artinya kehidupan mereka harus diperhatikan oleh pemda," beber Kalinga.

Dia menambahkan, beberapa hal bisa ditempuh oleh pemerintah daerah jika benar serius ingin menyejahterakan tenaga honorer K2 di Cirebon. Pemda bisa mengalokasikan dana insentif khusus untuk kenaikan gaji K2 serta mengutamakan honorer K2 menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Saya rasa kalau memang pemda serius solusi ada saja, yang penting kreatif. Untuk masalah K2 sebetulnya pemda bisa bikin alokasi dana intensif khusus. Juga bisa menjadikannya PNS karena tahun 2017-2018 banyak PNS yang pensiun," demikian Kalinga.

Tenaga honorer K2 sendiri hingga kini terus memperjuangkan nasibnya. Sebab, rata-rata gaji honorer K2 berada di kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 800 ribu dan tidak mendapatkan fasilitas BPJS, KIP maupun KIS. Tenaga honorer K2 adalah tenaga honorer yang diangkat per 1 Januari 2005 dan tidak mendapat upah dari APBD/APBN, mereka juga perlu ikut seleksi ketat agar dapat diangkat jadi PNS. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya