Berita

RMOL

Politik

PAN Perkuat Konsolidasi Internal Di Rakernas

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 15:12 WIB | LAPORAN:

Partai Amanat Nasional (PAN) akan menyelenggarakan rapat kerja nasional pada 21-23 Agustus mendatang di Bandung, Jawa Barat.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, pemilihan Bandung sebagai tempat lokasi rakernas karena kota itu memiliki nilai strategis dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018.

"Tentu rakernas di Bandung strategis, sekaligus memenangkan Pilgub Jabar. Itu strategis di Bandung, dekat dengan DKI, penduduknya besar," jelasnya dalam jumpa pers di Komplek Parlemen, Jakarta (Selasa, 8/8).


Menurut Yandri, rakernas yang akan dihadiri pengurus daerah dan anggota dewan dari Fraksi PAN juga untuk memaksimalkan konsolidasi internal dalam menghadapi pilkada di seluruh Indonesia.

"Agenda lain selain ingin mendapat laporan dari semua pengurus provinsi semua kabupaten/kota se-Indonesia, kami juga mau melihat konsolidasi pencalegan dini. April 2018 atau DCS (daftar calon sementara) sudah mulai digulirkan oleh KPU. Masalah lain strategi pemenangan pemilu kami akan mengefektifkan konsolidasi pilkada dan pemenangan pemilh 2019," bebernya.

Dipertegas apakah dalam rakernas PAN juga akan mendeklarasikan nama calon gubernur Jabar, Yandri mengatakan hal itu bisa saja terjadi. Bisa juga DPP PAN mengusulkan sejumlah nama untuk digodok oleh DPD PAN Jabar.

"Sekarang teman-teman Jabar sedang melakukan penjaringan. Calon yang sudah ketahuan ada Deddy Mizwar, Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi, Bima Arya, dan Primus Yustisio," katanya.

Lanjutnya, tidak menutup kemungkinan dalam mukernas nanti PAN akan mendeklarasikan nama bakal calon presiden.

"Capres keputusan diambil secara kolektif kolegial, PAN selalu melakukan rakernas, keputusan siapa yang diusung sebagai capres, cawapres 2019. Karena rakernas forum pengambilan putusan tertinggi setelah kongres," demikian Yandri. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya