Berita

Rieke Diah Pitaloka/Net

Politik

Rieke Akan Awasi Proses Hukum Kasus Pembakaran MA

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 13:56 WIB | LAPORAN:

Politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka mengaku terusik dengan aksi main hakim sendiri yang berujung pada pembakaran pria berinisial MA di Bekasi beberapa hari lalu.

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi bahan perenungan bagi semua pihak. Aksi main hakim sendiri tidak diperbolehkan di negara yang menjunjung tinggi hukum. Setiap orang berkedudukan sama di hadapan hukum.

Rieke mengaku tertegun saat tidak ada seorangpun yang berhasil mencegah aksi pembakaran tersebut. Terlebih, dari sekian banyak orang, ada yang lebih memilih merekam aksi ketimbang melerai dan menengahi masalah itu.


"Saya jadi bertanya-tanya, apakah bagi bangsa ini perilaku sesadis itu jadi hal yang biasa? Apakah menebar kebencian, amukan, hingga berkategori menghilangkan nyawa seseorang menjadi suatu hal yang lumrah saja?" tanyanya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (8/8).

Rieke mendesak kepada aparat penegak hukum untuk bergerak serius dan cepat dalam menangani kasus ini. Pelaku pembakaran harus diproses hukum dan mendapat sanksi hukum yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita akan awasi proses hukum yang berjalan, termasuk di pengadilan," janji anggota Komisi VI DPR RI.

Rieke juga meminta Komnas Perlindungan Anak, Komnas Perempuan dan Komnas HAM untuk segera mengambil langkah perlindungan kepada keluarga, terutama istri dan anak korban.

"Perlu dukungan pendampingan pemulihan bagi mereka," tegas Rieke yang sudah menyempatkan diri mendatangi kediaman MA dan berbincang dengan istri MA yang kini mengandung enam bulan anak kedua. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya