Berita

E-KTP/net

Hukum

Pengacara Arie Pujianto Dicecar Soal Barang Sitaan Di Rumah Irvanto

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 20:43 WIB | LAPORAN:

Penyidik KPK mengklarifikasi barang bukti elektronik yang disita di rumah pengusaha Irvanto Hendra Pambudi kepada Pengacara Arie Pujianto, Senin (7/8). Arie diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto dalam perkara korupsi KTP elektronik (E-KTP).
 
"Terhadap saksi Arie Pujianto penyidik mengklarifikasi barang bukti elektronik yang disita saat penggeledahan rumah saksi Irvanto sebelumnya," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Febri menjelaskan, barang elektronik yang disita KPK berisi komunikasi beberapa pihak terkait proyek E-KTP.


"Di sana ada komunikasi dengan pihak-pihak tertentu. Secara spesifik belum bisa disampaikan," imbuhnya.

KPK menggeledah kediaman Irfanto pada 27 Juli 2017. Selain barang elektronik, penyidik juga menyita sejumlah dokumen. Irfanto merupakan Direktur PT Murakabi Sejahtera, perusahaan yang pernah mengikuti lelang proyek E-KTP.

Saat menjadi saksi bagi dua terdakwa, Irman dan Sugiharto di persidangan, Irvanto mengaku bahwa dirinya merupakan keponakan dari Setya Novanto.

Dalam pemeriksaan saksi untuk Novanto hari ini, penyidik menjadwalkan enam orang saksi, tiga di antaranya tidak memenuhi panggilan KPK.

"Pertama, Maman Budiman, Dosen Institut Tekhnologi Bandung, surat panggilan belum diterima saksi. Kedua, Mudji Rachmat Komisaris PT Softorb Technology Indoneswia, surat panggilan juga belum diterima saksi," kata Febri.

Saksi terakhir yang tidak hadir yakni Staf Subdit Monitor Evaluasi dan Pengawasan Kependudukan Direktorat Perkembangan Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Dian Hasanah.[san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya