Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Runway Tunggul Wulung Masih Dilintasi Orang

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 09:22 WIB | LAPORAN:

Upaya Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah, berbenah diri terus dilakukan. Meski demikian, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses pembenahan tersebut.

"Salah satu kendala, lahan untuk perpanjangan runway belum dibebaskan," tutur Kepala Kantor UPBU Tunggul Wulung, Faisal Marabessy saat memaparkan kondisi bandara kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Minggu (6/8) kemarin.

Bandara tersebut diproyeksikan untuk operasional pesawat tipe ATR sehingga perlu perpanjangan runway.


"Rencananya (maskapai) Garuda. Tapi, saat ini yang sudah terealisasi baru Wings Air. Selasa (8/8) besok sudah mendarat perdana," tutur Faisal.

Saat ini, bandara Tunggul Wulung memiliki runway sepanjang 1.400 meter. Rencana perpanjangan dengan lahan yang ada, diestimasikan mencapai 1.800 meter.

"Luas lahan totalnya 43 hektare. Tapi, belum siap, karena ada cerobong PLTU dan makam atau panembahan di masing-masing ujung runway," papar Faisal.

Kendala lainnya, masih ada sebagian lahan bandara yang belum dapat disertifikasi. Kemudian kendala konvensional, seperti aktivitas sebagian warga yang masih menyeberang melintasi runway. Serta, fasilitas conveyor area keberangkatan dan kedatangan belum tertampung dalam Dipa satker kantor UPBU Tunggul Wulung tahun anggaran 2017.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya