Berita

Masinton Pasaribu/net

Hukum

Masinton Sindir Novel Yang Kondisinya Memburuk

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 12:27 WIB | LAPORAN:

. Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, menyindir sikap Novel Baswedan yang lebih banyak bicara ke media massa ketimbang ke penyelidik kepolisian terkait kasus penyerangan terhadap dirinya.

Sebelumnya, setengah berbasa-basi politikus PDI Perjuangan itu mengaku prihatin dengan penyiraman air keras ke wajah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut. Ia meminta aparat kepolisian untuk segera menuntaskan kasus tersebut dengan baik.

"Kita prihatin (dengan kasus Novel) dan kita minta supaya ini ditangani," ujar Masinton dalam diskusi bertajuk "Cerita Novel, KPK dan Pansus DPR" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8).


Setelah menyatakan prihatin, Wakil Ketua Pansus KPK ini mengkritik Novel. Menurut dia, Novel lebih memilih memberi keterangan kepada wartawan ketimbang polisi. Bahkan, dari kabar yang ia tahu, kondisi kesehatan mata Novel pun semakin buruk karena terlalu banyak meladeni sesi wawancara dengan media.

"Kalau saya baca kondisinya makin parah lagi, disebabkan aktivitasnya meladeni media. Ini kan penyakitnya tambah parah atau dibikin-bikin sendiri. Ini sedang dalam perawatan, terus kemudian saran dokter tidak didengarkan," sesalnya.

Ia juga menyinggung pernyataan Novel bahwa ada jenderal polisi aktif yang diduga terlibat dalam kasus penyerangan terhadap dirinya. Terkait itu, Masinton mendesak Novel berterus terang ke penyelidik polisi. Novel harus percaya penuh kepada polisi agar kasus penyerangannya cepat terungkap.

"Kalau tidak percaya ke kepolisian, kita percayakan ke siapa kalau kasus ini tidak di-BAP?" sindir Masinton. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya