Berita

Politik

Anak Jalanan Butuh Perhatian Khusus Pemda

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 06:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah daerah (pemda) harus memberi perhatian khusus kepada anak jalanan, utamanya dalam pemenuhan gizi dan pendidikan mereka.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Kesehatan Pendidikan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Garda Pemuda Nasdem, Dewi Ema Anindia. Ia menjelaskan, selama ini sulit bagi ribuan anak jalanan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

Tadi malam (Jumat, 4/8), Dewi memimpin pelaksanaan gerakan 50 susu untuk 50 anak kolong jembatan Pejagalan, Jakarta Barat.


Diakuinya, memang sudah banyak program pemerintah daerah yang berjalan baik. Namun, masyarakat kalangan bawah banyak yang tidak mengetahuinya. Kondisi itu biasa terjadi karena anak-anak jalanan adalah penduduk liar yang bermukim di tempat-tempat kumuh dan terpinggirkan.

"Kita ingin menunjukkan sisi lain dari Jakarta. Bahwa, ada masyarakat yang tinggal di sini (kolong jembatan), di tengah gedung-gedung tinggi," ucapnya, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.  

Dalam program yang dilaksanakan Garda Pemuda Nasdem bekerjasama Komunitas sant'Egidio tersebut, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi puluhan anak jalanan yang tidur di kolong jembatan.

Rencananya, program pemberian susu itu akan rutin dilaksanakan selama satu bulan penuh di berbagai wilayah. Kegiatan ini diharapkan dapat memicu program lain yang bisa membantu anak-anak jalanan memenuhi kebutuhan gizinya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya