Berita

Foto/Net

Bisnis

Gapensi Ngarep Bisa Garap Proyek Infrastruktur 100 M

Perkuat Kemampuan Kontraktor Lokal
JUMAT, 04 AGUSTUS 2017 | 10:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Badan Pengurus Pusat Gabun­gan Pelaksana Kontsruksi In­donesia (BPP Gapensi) tengah memperjuangkan agar proyek pemerintah di bawah Rp 100 mil­iar tidak lagi digarap oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebelumnya, batas nilai proyek pemerintah yang tidak boleh digarap perusahaan negara atau perusahaan besar adalah kurang dari Rp 50 miliar.

"Kalau dulu hanya Rp 50 miliar, sekarang kita diskusi­kan dengan pemerintah sebesar Rp 100 miliar ke bawah," ujar Sekjen Gapensi H Andi Rukman Karumpa di Jakarta, kemarin.

Andi mengatakan, penera­pan aturan menteri tentang pelarangan pelaksanaan proyek di bawah Rp 50 miliar oleh BUMN sukses mendorong ka­pasitas bisnis kontraktor lokal. Dengan keberhasilan itu, sudah saatnya pelaku usaha diberikan kepercayaan untuk garap proyek yang lebih besar lagi.


Andi menambahkan, pening­katan ini merupakan bagian dari upaya asosiasi dan pemerintah dalam membina dan memperbe­sar pelaku-pelaku usaha kecil menengah (UKM) kontraktor di daerah. "Capacity building mereka meningkat dan daya sa­ing UKM konstruksi ini harus terus kita perkuat, agar mereka mampu bersaing dengan yang besar-besar bahkan dari luar negeri di pasar bebas ASEAN ini," papar Andi.

Untuk diketahui, sebelumnya perusahaan BUMN dilarang menggarap proyek konstruksi pemerintah di bawah Rp 50 mil­iar. Tujuannya untuk membuka kesempatan kepada pengusaha daerah untuk menjadi pelaku usaha di daerahnya sendiri.

"Kesepakatan antara Kemente­rian Pekerjaan Umum dan Peru­mahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektifitas daerah," ujarnya.

Meski demikian, Andi men­gakui, pangsa pasar konstruksi nasional masih dikuasai oleh segelintir perusahaan besar. "Yang besar-besar tidak banyak tapi dia kuasai 87 persen pangsa pasar. Sedangkan kontraktor lokal dan kecil-kecil hanya 6 persen," ujar Andi.

Dongkrak Permintaan Baja

Banyaknya proyek infrastruk­tur pemerintah jadi berkah pent­ing bagi pengusaha industri baja di Indonesia. "Pemintaan baja perusahaan meningkat 30 persen dari rata-rata jumlah produksi 20 juta ton per tahun di PT Garuda Steel," kata Ketua Umum Aso­siasi Masyarakat Baja Indonesia (AMBI) Ken Pangestu

Sekjen Asosiasi Pabrikan Jembatan Baja IIndonesia Andi Syukri mengatakan pada 2017 mereka sudah menggarap 15.000 ton baja untuk sejumlah proyek pembangunan jembatan di In­donesia. "Kami memproduksi 35.000 ton jembatan baja per tahun untuk proyek pemerintah berkat program 1.000 jem­batan." ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya