Berita

Susi Pudjiastuti/Net

Bisnis

Bu Susi Jangan Nyerah, Tindak Pelaku Penyelewengan BBM..!

Rencana Pencabutan BBM Bersubsidi Ditolak Nelayan
JUMAT, 04 AGUSTUS 2017 | 09:31 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nelayan meradang mendengar rencana bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mau dicabut dengan alasan banyak terjadi penyelewengan. Mereka memandang langkah tersebut tidak bijak. Sebab, seharusnya bukan penghapusan yang dilakukan, tetapi menindak para pelaku kejahatan tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kesatuan Nelayan Tradision­al Indonesia (KNTI) Marthin Hadiwinata menentang usulan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti agar sub­sidi solar untuk nelayan dicabut. Menurutnya, kebijakan tersebut akan membuat kehidupan ekono­mi nelayan semakin sulit.

"Biaya operasional nelayan 70 persennya dihabiskan untuk membeli bahan bakar. Kalau BBM mahal nelayan akan kesu­litan. Kalau ada penyimpangan, seharusnya jangan BBM subsid­inya dihapus, tetapi mereka, para pelakunya yang harus ditindak," kata Marthin kepada Rakyat Merdeka, kemarin.


Dia mengungkapkan, dari informasi yang didapatkannya, penyimpangan BBM bersubsidi antara lain terjadi di Sumatera Utara. Mereka yang menikmati BBM bersubsidi pelaku industri dan perusahaan berskala besar. Mereka dapat pasokan dari dis­tributor di lapangan.

Namun demikian, Marthin me­negaskan, tidak semua wilayah terjadi penyimpangan. Banyak juga nelayan di wilayah lain dengan mudah mengakses BBM bersubsidi seperti di Lombok Timur. Nelayan mudah dapat BBM karena di lokasi pelelangan ikan, terdapat tempat pengisian.

Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Su­san Herawati meminta Menteri Susi tidak menyerah menghadapi penyimpangan BBM bersubsidi. "Terjadinya penyimpangan ini sebenarnya menunjukkan kega­galan tata kelola dan pendis­tribusian subsidi. Seharusnya Menteri Susi memperbaiki tata kelolanya, bukan dengan cara pintas menghapus subsidinya," kritiknya.

Susan memprediksi pencabu­tan subsidi solar akan membuat banyak nelayan kecil gulung tikar. Karena, mahalnya BBM akan membuat mereka akan semakin sulit bersaing dengan pengusaha perikanan yang memiliki modal besar.

Susan menyarankan KKP mengkaji kembali Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 6 Tahun 2014 yang membolehkan kapal 30 Gross Ton (GT) mendapat subsidi solar. Karena, Permen ini kerap dijadikan celah bagi pen­gusaha perikanan menggunakan solar subsidi bagi industrinya.

"Jika memang BBM bersubsidi diperuntukan bagi nelayan kecil, seharusnya BBM hanya diboleh­kan untuk kapal dengan ukuran 10 GT saja," ungkapnya.

Sebelumnya, Susi mengusul­kan penghapusan BBM bersub­sidi karena kecewa BBM sering langka. Menurutnya, nelayan lebih membutuhkan kepastian pasokan. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya