Berita

Foto: Dok

Bisnis

KSPI Ingatkan SP JICT Waspada, Berunjuk Rasa Dengan Cerdas

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 16:17 WIB | LAPORAN:

Aksi mogok kerja Serikat Pekerja Jakarta Indonesia Container Terminal (SP JICT) Tanjung Priok sejak pagi tadi (Kamis, 3/8) tadi hingga jelang petang ini masih tetap berlangsung. Para pekerja JICT masih tetap bertebaran di halaman kantor.

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPP KSPI), Rudi Prayitno mengapresiasi aksi mogok kerja SP JICT.

Walau begitu Rudi mengingatkan, harus tetap profesional dan waspada serta menjaga jangan sampai aspirasi yang murni itu terlena ditunggangi kepentingan politik tertentu.
Kewaspadaan itu, menurut Rudi, harus menjadi prioritas pekerja.

Kewaspadaan itu, menurut Rudi, harus menjadi prioritas pekerja.

"Pekerja harus cerdas apabila berunjuk rasa. Artinya, lebih mengedepankan rasionalitas. Saya sangat menghargai apa yang teman-teman lakukan pada hari ini untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Bentuk solidaritas ini perlu kita apresiasi," kata Rudi dikonfirmasi, di Jakarta.

Rudi juga menegaskan, perjuangan serikat pekerja adalah memperjuangkan kesejahteraan anggota yang dituangkan dalam perjanjian kerjasama (PKB).

"Artinya apakah perusahaan menjalankan dengan benar atau tidak," kata Rudi, menekankan.

Sikap yang diambil perusahaan betul-betul berpihak kepada pekerja atau tidak. Sebagaimana yang biasa terjadi perselisihan antara pekerja dan perusahaan, menurut dia, PT JITC selayaknya memberikan bonus atau insentif secara layak kepada pekerjanya.

Sebaliknya, Rudi yang aktivis senior serikat pekerja mengaku selalu menekankan kepada para pekerja untuk turut menjaga kelangsungan usaha, agar perekonomian negara ini tidak terganggu.

"Sebab, pekerja itu juga ikut punya tanggung jawab besar menjaga stabilitas perekonomian di negeri tercinta Indonesia," jelasnya.

Ditanya anggapan aksi mogok SP JICT ditunggangi kepentingan politik tertentu, Rudi tidak mau gegabah berkomentar. "Siapapun bisa memanfaatkan momentum ini, jika pekerja tidak waspada," kata Rudi, diplomatis.

Sementara itu, puluhan pekerja lainnya terlihat santai ngobrol sambil tidur-tiduran di koridor masjid samping kantor.

"Yang istirahat di masjid ini, sebenarnya sudah ada sejak tadi malam sudah ada. Tapi, jelang subuh sudah diusir pihak keamanan manajemen untuk tidak istirahat di masjid,” kata salah seorang pendemo sembari tidur-tiduran di lantai masjid.

Suasana koridor masjid terlihat ramai sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi. Bahkan, pekerja juga sempat mendengarkan ceramah seorang ustadz dari Jakarta pasca salat Dhuhur. Penceramah ini sengaja diundang pihak manajemen perusahaan.[wid] 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya