Berita

Susi Pudjiastuti/Net

Bisnis

Menteri Susi Janji Tentukan HPP Garam Sebelum Panen

Lindungi Produksi Petani Dari Impor
KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 09:21 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah komando Susi Pudjiastuti ber­janji akan segera menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP) garam konsumsi untuk mence­gah petani mengalami kerugian pascapanen raya.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Setyamurti Poerwadi menga­takan, akan segera mengumpul­kan pihak-pihak terkait untuk menentukan harga penjualan garam.

"Prediksi panen raya itu bulan September. Sementara itu sekitar 10 hari lagi impor garam juga masuk ke Indonesia, makanya kami harus segera tentukan HPP-nya agar harga garam hasil produksi petani tidak anjlok," kata Brahmantya di Jakarta, kemarin.


Brahmantya menerangkan, setelah KKP memberikan re­komendasi HPP, nanti BUMN yang akan diberi kewenangan mengelola dan membeli garam dari petani. Sehingga diharapkan tidak ada petani menjual garam di bawah HPP yang ditentukan.

"Kalau sudah ditentukan, nanti BUMN, dalam hal ini PT Garam bisa beli dengan harga yang cukup, tentu ada margin. Petani tidak akan rugi karena kami awasi yang jual murah di bawah HPP," ujarnya.

Seperti diketahui, HPP garam sejak tahun 2012 lalu pada titik pengumpul (collecting point) ditetapkan Rp 750 per kilo gram (kg) untuk garam kualitas 1 (K1), Rp 550 per kg untuk garam kualitas II (K2) dan untuk garam kualitas III (K3) berada di harga Rp 450 per kg.

Sementara itu, puluhan pemuda Madura mengatasnamakan Front Pemuda Madura (FPM) meng­gelar unjuk rasa di Kemente­rian Perdagangan (Kemendag) memprotes rencana pemerin­tah melakukan impor garam. Menurut mereka, garam langka karena ada pihak yang sengaja menciptakan kondisi tersebut, bukan karena tidak ada stok.

"Siapa bilang langka? Garam-garam di sentra pertanian seperti di Lobok, termasuk di Madura masih banyak dan belum terserap," ungkap koordinator FPM, Asip Irama.

Asip mengaku kecewa den­gan kinerja Kemendag dan KKP. Menurutnya, perlindun­gan dan perhatian pemerintah terhadap petani garam sangat rendah. Bahkan, pemerintah tidak mengetahui hal-hal kecil seperti data kongkrit produksi garam lokal. Sehingga akhirnya memutuskan melakukan impor.

Tunggu Izin

PT Garam (Persero) mengaku belum mengantongi izin impor dari Kemendag.

"Seharusnya pada Senin ke­marin sudah ada izin itu, namun hingga kini belum ada, dan masih menunggu izin persetujuan impor Kemendag untuk masuk," kata Direktur Keuangan PT Garam Anang Abdul Qoyyum.

Anang berharap izin segera keluar asehingga garam impor dari Australia bisa masuk pada 10 Agustus seperti yang ditar­getkan. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya